Terkini Daerah
Polisi Ungkap Detik-detik Tahanan Kabur di Bekasi: Sempat Hilang hingga Ditemukan Tewas di Sungai
Aloysius menyebut bahwa yang bersangkutan berinisial M (40) merupakan tersangka pencabulan yang masih dalam pemeriksaan penyidik polisi.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengungkap bahwa ada satu tahanan yang ditemukan tewas di kali setelah berupaya melarikan diri dari rumah tahanan Mapolres Kota Bekasi.
Tahanan itu lari dengan menjebol plafon dan sempat tak terkejar.
Aloysius menyebut bahwa yang bersangkutan berinisial M (40) merupakan tersangka pencabulan yang masih dalam pemeriksaan penyidik polisi.
Baca juga: Borgol Dilepas saat Makan, Tahanan Pencabulan Kabur Jebol Plafon Rutan, Nahas Tewas Tercebur Sungai
Baca juga: Akhirnya Richard Lee Keluar dari Tahanan, Kuasa Hukum Jelaskan Kepatuhan sang Dokter soal SOP
"Pelaku ini berkaitan dengan pelaku pencabulan yang kemarin pada saat 31 Desember 2021, tersangka diamankan," kata dia, Minggu (2/1/2022), dikutip dari Wartakota.
Dirinya merupakan 1 dari 3 tersangka pencabulan yang baru dihadirkan dalam rilis akhir tahun.
Kejadian itu juga berlansung pada Jumat (31/12/2021) di mana pihak kepolisian sedang melakukan apel pengamanan malam tahun baru.
"Ini bukan berlangsung di rutan atau ruang tahanan, tapi berlangsung di ruang pemeriksaan. Jadi status yang bersangkutan sebelum 1x24 jam, masih dilakukan pemeriksaan hasil tangkapan," katanya.
Saat itu dijelaskan bahwa banyak warga yang melihatnya menjebol plafon dan meneriakinya hingga polisi langsung berusaha melakukan pengejaran.
Disebutkan bahwa awalnya tersangka itu sedang diberikan makan bersama dengan dua tersangka lainnya.
Di sana dijelaskan bahwa semua tersangka dibiarkan makan tanpa borgol agar lebih leluasa.
Baca juga: Sebut-sebut Nama Kapolsek Helvetia, Begini Kronologi Oknum Polisi di Sumut Ancam dan Peras Tahanan
"Ada 3 anggota yang diperiksa. Mereka penyidik yang melakukan pemeriksaan dan pemborgolan, dan melepas borgol untuk kepentingan konsumsi makanan kepada pelaku. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan oleh Irwasda dan Propam polda metro jaya," kata dia.
Kemudian, tersangka meminta izin untuk mencuci tangan ketika dua tersangka lainnya sudah kembali menjalani pemeriksaan.
Namun, ia justru berupaya untuk melarikan diri melalui kamar mandi itu.
"Dari kamar mandi tersebut yang bersangkutan menjebol plafon, kemudian lari kebelakang Polres. Nah di belakang Polres ini ada Kali Bekasi," kata Aloysius.
Bahkan, teman-temannya juga mengaku bahwa yang bersangkutan merencanakan aksi melarikan diri.