Breaking News:

Kaleidoskop 2021

Kaleidoskop 2021 Kontroversi Sepakbola Paling Mencuri Perhatian: Transfer Persib hingga Match Fixing

Tahun 2021 menjadi momen kembalinya sepak bola Nasional seusai dihentikan akibat adanya pandemi Covid 19 yang memunculkan banyak kontroversi.

Instagram @marcklok
Aksi protes Slemania dan BCS tuntut Dejan mundur dari pelatih PSS Sleman (kiri) dan perkenalan Marc Klok saat dikenalkan Persib Bandung sebagai rekrutan anyar (kanan). 

TRIBUNWOW.COM - Tahun 2021 menjadi momen kembalinya sepak bola Nasional seusai dihentikan akibat adanya pandemi Covid 19 yang memunculkan banyak kontroversi seperti transfer Persib Bandung hingga kasus match fixing.

Namun, tentunya kontroversi yang turut menyelimuti dunia sepak bola di Indonesia bukan hanya terkait keputusan transfer Persib Bandung hingga match fixing saja.

Bahkan dapat dikatakan, kontroversi yang ada di dunia persepakbolaan Indonesia mencakup semua elemen baik yang mendasar hingga mencakup kebijakan tim pemain maupun federasi (PSSI).

Kontroversi tersebut tak hanya terjadi di awal maupun tengah tahun 2021, bahkan jelang pergantian tahun masih marak kontroversi-kontroversi di dunia sepakbola Nasional.

Berikut TribunWow.com beberkan 6 kontroversi sepakbola paling mencuri perhatian sepanjang tahun 2021:

1. Transfer Persib Bandung (Farshad Noor dan Marc Klok) 

Kontroversi pertama datang dari bursa transfer Persib Bandung jelang Liga 1 2021 dihelat.

Seperti diketahui, pada saat itu, Persib Bandung sukses mendatangkan pemain-pemain seperti Farshad Noor, Marc Klok, Ezra Walian, dan Mohammed Rashid.

Namun, dari 4 pemain yang menyita perhatian publik, 2 di antaranya mengundang banyak kontroversi di dalamnya.

Mengingat Persib Bandung merupakan salah satu klub dengan basis suporter terbesar di Liga Indonesia dan tentunya banyak menyita perhatian pecinta bola di Indonesia.

Berikut 2 sosok pemain Persib Bandung yang menyita perhatian publik terkait kedatangannya: 

1) Farshad Noor (Afganistan)

Karier singkat Farshad Noor bersama Persib Bandung menuai kontroversi di tahun 2021.

Pasalnya, apa yang disampaikan oleh Farshad Noor dan pelatih Persib Bandung Robert Alberts tentang alasannya didepak Maung Bandung berbeda.

Pemain asing asal Afganistan, Farshad Noor buka suara setelah resmi dilepas Persib Bandung.

Seperti diketahui, Persib Bandung telah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Farshad Noor.

Oleh karena itu, Farshad Noor dipastikan tidak akan bermain di Liga 1 yang rencananya bakal digelar pada Juli 2021.

Diawal kedatangannya ke Bandung, ekspektasi Bobotoh kepada pemain berusia 26 tahun ini sangat besar.

Farshad diharapkan dapat mengganti kekosongan lini tengah sepeninggalan Omid Nazari.

Sayangnya, ekspektasi Bobotoh yang besar itu tidak dijawab dengan penampilan terbaik Farshad.

Pemain berposisi gelandang ini gagal membuktikan diri sebagai pengganti yang sepadan atau bahkan lebih baik dari Omid Nazar.

Farshad diberikan kesempatan selama 304 menit dari tujuh pertandingan pada ajang turnamen pramusim Piala Menpora.

Dari tujuh pertandingan itu Farshad tidak pernah bermain full time karena selalu dianggap kurang memberikan kontribusi untuk permainan Persib.

Diakhir turnamen, Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts pun akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Farshad.

Robert masih memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mencari pengganti Farshad.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua tim persib atas sambutan hangat dan pengalaman indah ini. Sayangnya saya tidak mendapatkan waktu lebih lama untuk menunjukkan kualitas saya yang sebenarnya, tetapi semuanya berjalan dalam hidup karena suatu alasan," ujar Farshad, dalam akun media sosial Instagramnya, Selasa (27/4/2021).

Meski kurang dari setengah musim bersama Persib Bandung, Farshad merasa tim berjuluk Maung Bandung itu seperti keluarga baru bagi dirinya.

Ia pun mendoakan Supardi dan kawan-kawan agar dapat meraih prestasi lebih baik bersama tim.

"Saya berharap rekan satu tim saya mendapatkan yang terbaik dalam karir dan hidup mereka, kalian tidak lain adalah yang terbaik untuk saya dalam waktu singkat ini," katanya.

Pun kepada Bobotoh, Farshad mengucapkan terima kasih karena telah memberikan dukungan kepada dia selama berada di Persib, meski Farshad belum sempat merasakan bagaimana mendapat dukungan langsung dari Bobotoh di Stadion, namun Ia tetap merasa Bobotoh sangat luar biasa.

"Dan yang terakhir tentu saja saya ingin berterima kasih kepada para penggemar! Terima kasih teman-teman telah mendukung saya dan berdiri di belakang saya. Ini sudah berakhir untuk saat ini, tetapi anda akan mendengar kabar dari saya segera insya Allah," ucapnya.

Tak selang lama seusai Farshad Noor membeberkan bahwa dirinya telah didepak oleh Persib Bandung, pelatih Maung Bandung, Robert Alberts buka suara.

Dilansir TribunWow.com, pelatih Persib Bandung Robert Alberts akhirnya buka suara terkait alasan utama melepas Farshad Noor.

Robert Alberts mengatakan bahwa kualitas Farshad Noor memang tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Kami tidak akan berlanjut dengan Farshad. Dia tidak sesuai dengan tolok ukur saya," kata Robert Alberts, dikutip dari laman Liga Indonesia, Kamis (29/4/2021).

Hanya saja, dikatakan Robert Alberts, sang pemain tetap tidak bisa memberikan kontribusinya di lini tengah Persib Bandung.

Sehingga menurutnya, tidak menjadi alasan ketika sang pemain disebut kurang mendapat kesempatan bermain.

"Saya rasa orang yang datang dengan latar belakang seperti dia harus bisa memproduksi lebih dan itu bukan hanya di satu laga," ungkapnya.

"Maksud saya, saya tidak hanya memberikan satu kesempatan tapi ada banyak kesempatan yang diberikan," jelas pelatih asal Belanda itu.

Pernyataan Robert Alberts itu sekaligus menjawab apa yang sebelumnya dikeluhkan oleh Farshad Noor.

2) Marc Klok

Marc Klok menjadi rekrutan paling menggemparkan sepanjang tahun 2021.

Mengingat ia memutuskan untuk hengkang ke Persib Bandung seusai sepakat memutuskan kerjasamanya dengan Persija Jakarta.

Bahkan, dalam penyambutan kedatangannya, Persib Bandung hingga membuatkan sebuah penyambutan berupa video layaknya dongeng perjalanan kisah transfer Marc Klok seusai hengkang dari Persija Jakarta yang diunggah pada Rabu (30/6/2021).

Marc Klok diilustrasikan sebagai seorang ksatria yang telah kembali dari persembunyiannya.

Diceritakan, bahwa Klok banyak dicari dan diharapkan oleh beberapa sosok yang digambarkan berupa pantai, singa dan elang.

Namun, pencarian 3 sosok tersebut tak menemukan hasilnya.

Klok yang banyak dicari dan diharapkan ternyata tengah bersembunyi di sebuah gunung yang berada di Jawa Barat.

Selain itu, Klok diceritakan sedang disembunyikan dan dilindungi oleh Harimau hingga pada akhirnya ia dapat keluar bebas.

Jika dilihat dari ilustrasi tersebut, Persib Bandung ingin menceritakan tentang proses kepindahan Marc Klok ke Maung Bandung.

Dijelaskan di dalam video singkat tersebut, Marc Klok banyak diharapkan oleh suatu sosok yang digambarkan dengan pantai.

Seperti diketahui, pantai tersebut identik dengan klub yang bermarkas di Stadion I Wayan Dipta yaitu Bali United.

Dalam rumor yang beredar, diketahui bahwa banyak fans Bali United yang mengharapkan kedatangan Marc Klok ke Laskar Serdadu Tridatu.

Dan isu atau rumor tersebut, ofisial Persib Bandung mengilustrasikannya menjadi sebuah pantai yang diimbuhkan tulisan berupa 'Banyak yang mengharapkan'.

Sementara itu, masih di frame video yang sama, Persib Bandung juga membubuhkan gambar berupa Singa.

Seperti diketahui, Singa merupakan julukan atau ikon dari salah satu klub besar di Indonesia, yaitu Arema FC.

Hal tersebut banyak diketahui melalui akun media sosial fanbase Arema yang mengunggah statement dari bos  baru Singo Edan, Gilang Widya Permana atau kerap disapa dengan Juragan 99.

Sikap optimisme bos Arema FC tersebut karena status Marc Klok yang telah menjadi bebas transfer setelah memutuskan kontraknya dengan Persija Jakarta.

Namun, misi bos Arema tersebut harus gagal setelah Marc Klok lebih memilih ke Persib Bandung ketimbang Singo Edan.

Dan usaha Arema tersebut diilustrasikan oleh Persib Bandung dengan membubuhkan gambar Singa yang dapat diartikan sebagai Arema FC.

Terakhir, Persib Bandung juga membubuhkan gambar berupa elang.

Elang yang dimaksud dapat dikaitkan sebagai salah satu kontestan Liga 1 Indonesia yaitu PSS Sleman.

Mengingat, klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut memiliki ikon klub berupa burung elang. 

Bahkan, klub yang saat ini dibela oleh dua kakak beradik Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan tersebut memiliki julukan Laskar Super Elang Jawa (Super Elja).

Dalam video tersebut, Persib Bandung menjelaskan tentang seekor burung elang yang tengah mencari Klok kemana-mana.

Namun, pencariannya harus pupus setelah Klok berhasil dilindungi dan disembunyikan oleh seekor harimau atau Maung di sebuah pegunungan di Jawa Barat.

Jadi, dalam video tersebut tak hanya dikemas dengan alur cerita dari seorang Marc Klok saja.

Namun ada unsur usaha dan keseriusan yang diceritakan oleh Manajemen Persib Bandung dalam bersaing untuk menggaet pemain terbaik Piala Menpora 2021 ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Alhasil, buntut dan imbas kepindahan sosok Marc Klok ke Persib Bandung membuat namanya sontak ramai menghiasin jagat maya.

Tak hanya Instagram, bahkan beberap waktu lalu #MoneyKlok sempat digemakan oleh suporter Persija Jakarta kepada Marc Klok yang kala itu diduga pindah dari Macan Kemayoran ke Persib Bandung karena uang.

Namun, hal itu telah dibantah oleh Marc Klok, dan hingga kini bumbu kontroversi pemain naturalisasi Indonesia asal Belanda tersebut masih terasa.
 

Halaman
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved