Pembunuhan di Subang
3 Kali Disumpah Alquran, Yosef Bongkar Perlakuan Kuasa Hukum saat Awal Kasus Subang: Saya Ditekan
Saksi kunci kasus Subang, Yosef Hidayah (55) mmbeberkan pengakuan mengejutkan.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Saksi kunci kasus Subang, Yosef Hidayah (55) membeberkan pengakuan mengejutkan.
Suami korban pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan ayah kandung Amalia Mustika Ratu (23) itu mengaku mendapat banyak tekanan dari kuasa hukumnya.
Hal itu diungkapkan Yosef dalam kanal YouTube Misteri Mbak Suci, Rabu (1/12/2021).
Dijelaskan, sebelum tim yang diketuai Rohman Hidayat mendampinginya, Yosef terlebih dulu diwawancarai.
Baca juga: Polisi Disebut Sudah Kantongi Nama Calon Tersangka Kasus Subang, Ini Jawaban Polda Jabar
Baca juga: Kasus Subang Hampir 4 Bulan Berlalu, Yoris Dikabarkan Jatuh Sakit, Begini Kondisi Terbarunya
Saat itu, Yosef ditanya secara mendetail soal kasus Subang.
"Masih lebih keras pendamping atau pengacara kepada saya dari pada penyidik," ungkap Yosef.
"Saya ditekan, betul-betul ditanya. Terutama Pak Rohman itu kepada saya."
Yosef mengatakan sebenarnya ia sempat ingin tinggal bersama anaknya, Yoris.
Namun, Yosef justru dibawa sang adik, Mulyana, dan hingga kini masih tinggal di sana.
"Makanya setelah kejadian, saya langsung dibawa adik. Tadinya mau ke anak saya, tapi ada bisikan-bisikan, jadi kita di adik juga."
Yosef juga mengaku sudah tiga kali disumpah menggunakan Alquran untuk membuktikan ucapannya benar.
Pernyataan serupa juga diungkapkan tim kuasa hukum Yosef, Fajar Sidik.
Fajar Sidik yakin betul kliennya tak terlibat dalam kasus pembunuhan sadis ini.
"Untuk meyakinkan kami, jangan sampai tahu dari orang lain," ungkap Fajar.
"Katanya, jangan sampai sekarang ngomong tidak-tidak, akhirnya mengaku."
Baca juga: Yosef Bahas Nasib Hubungannya dengan Yoris Jika Pelaku Kasus Subang Ditangkap
Update Kasus Subang
Jelang empat bulan penyelidikan, pihak kepolisian disebut-sebut sudah mengantongi nama calon tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Hal itu, juga ditanyakan kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana saat ditemui usai peringatan HUT ke-71 Polairud di Aula Mako Ditpolairud Polda Jabar, Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, Rabu (1/12/2021).
Ketika di tanya, Suntana tidak memberikan jawaban tegas, namun dirinya menyampaikan bahwa pihak kepolisian tengah mengumpulkan barang bukti untuk menjerat tersangka.
Baca juga: Kasus Subang Hampir 4 Bulan Berlalu, Yoris Dikabarkan Jatuh Sakit, Begini Kondisi Terbarunya
Baca juga: Dokter Hastry Duga Polisi Sudah Kantongi Nama dan Alat Bukti untuk Tetapkan Tersangka Kasus Subang
"Kita masih memeriksa saksi-saksi yang mengumpulkan barang bukti yang diperlukan," katanya, dikutip dari Youtube tvOneNews.
Sejak kasus dilimpahkan kepada Polda Jawa Barat, penyidik memang memanggil kembali sejumlah saksi tak hanya saksi yang dianggap saksi kunci seperti Yosef, Yoris, dan Danu.
Disampaikan juga, penyidik memang memilik untuk memeriksa ulang sejumlah saksi untuk menggali petunjuk.
"Kita mengulangi beberapa pemeriksaan terhadap beberapa saksi, mohon doa restunya, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita ungkap," katanya.
Suntana juga menegaskan bahwa di mata penyidik semua saksi berstatus sama dan tidak ada yang dianggap saksi kunci.
Sebagai informasi, sejumlah orang dianggap saksi kunci oleh masyarakat karena mereka merupakan saksi yang paling banyak dipanggil atau diperiksa penyidik.
Semua saksi, kata Suntana, diperlakukan sama dan keterangannya masing-masing dianggap penting.
Baca juga: Tegaskan Tak Terlibat Kasus Subang, Anak Mimin Sebut Ada 2 Saksi yang Perkuat Alibinya
"Kami memperlakukan semua saksi sama saja, dan tidak ada perlakuan khusus atau dibeda-bedakan. Kami juga tidak bilang itu saksi kunci atau lainnya," kata Suntana.
Terkait temuan yang didapat dari pemeriksaan saksi, hal itu disebut masih menjadi konsumsi internal penyidik.
Seperti diketahui sejak kedua korban ditemukan tewas di rumahnya pada Rabu (18/11/2021), pihak kepolisian masih belum bisa mengungkap kasus ini.
Meski ada dugaan bahwa pelaku adalah orang dekat korban, hingga kini motif pelaku juga masih belum diketahui.
Kini penyidik memanggil kembali sejumlah saksi kasus Subang, bahkan orang yang mengaku lewat di TKP saat sebelum kejadian.
Selasa (30/11/2021), pihak kepolisian memanggil empat orang saksi termasuk pegawai di sekolah yang dinaungi yayasan milik keluarga korban.
Ada empat orang yang sudah dipanggil pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan di Polres Subang pada Selasa (30/11/2021).
"Empat orang saksi, dan itu akan diminta keterangan di Polres Subang," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar) Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi.
Ketika ditanya, Erdi tak menjelaskan lebih detail terkait siapa saja saksi yang akan diperiksa pada hari ini.
Namun, berdasarkan informasi di lapangan, diduga saksi yang dipanggil merupakan pengurus yayasan yang didirikan Yosef.
"Masyarakat umum saja, kita juga kembali lagi menyesuaikan kembali keterangan sebelumnya," katanya.
Meski kasus sudah dilimpahkan ke Polda, tetapi pemeriksaan tetap dilakukan di Polres Subang.
Hal itu, kata Erdi, menyesuaikan dengan domisili saksi-saksi terkait.
"Lokasinya di Polres Subang, karena masih masyarakat yang domisili di sana, sehingga diserahkan penyidik Polres Subang meski saat ini kasusnya sudah ditarik ke sini," jelasnya. (TribunWow.com)
Artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul Inilah Sosok 4 Saksi Kasus Subang yang Diperiksa Ulang, Kapolda Jabar Akui Satu Hal soal Saksi, dan Yosef Hidayah Mengaku Ditekan Pengacaranya soal Kasus Subang, Sempat Ingin ke Anak tapi Ada Bisikan