Terkini Daerah
Mahasiswi UPN Veteran Tewas saat Jalan Kaki 10-15 KM, Menwa Mengira Korban Kesurupan
Kembali jatuh korban jiwa akibat kegiatan resimen mahasiswa (Menwa) yang terjadi di UPN Veteran Jakarta.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
4. Tuntutan ke rektorat untuk bubarkan Menwa.
5. Mengutuk keras tindakan Menwa.
Ivano juga mengungkit adanya cacat administrasi sebab rektorat tidak mengizinkan kegiatan ornawa dilakukan offline.
Tidak Ada Kekerasan
Menanggapi insiden ini, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria turut menyampaikan berduka cita.
Dikutip dari TribunBekas.com, Ariza meminta agar pihak kampus memperketat soal perizinan kegiatan mahasiswa.
"Kami minta semua kegiatan-kegiatan kemahasiswaan agar mengikuti proses, harus izin orangtua, harus sepengetahuan kampus dan kegiatan ini memang sudah izin orangtua dan sepengetahuan kampus," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/11/21) malam.
Ariza menyampaikan, setelah dilakukan pengecekan tidak ada unsur kekerasan.
"Jadi murni karena memang sakit kebetulan pada kegiatan tersebut," jelasnya.
"Dan sepenuhnya kita serahkan kepada kampus untuk menindaklanjuti apakah ada unsur-unsur lain di situ. Tapi setelah dicek tidak ada unsur kekerasan," tambah Ariza. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor" dan Tribunbekasi.com dengan judul Mahasiswa UPN Veteran Meninggal Usai Ikut Kegiatan Menwa, Ini Kata Wagub DKI Jakarta