Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Polda Jabar Bantah Pelaku Kasus Subang Paham Ilmu Forensik: Mungkin Mempelajari Rencana

Muncul asumsi pelaku pembunuhan kasus Subang memahami ilmu forensik sebab ada upaya dari pelaku untuk menutupi jejak-jejak pembunuhan secara rapi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
youtube kompastv
Proses autopsi ulang makam Tuti Suhartini (55), dan Amalia Mustika Ratu (23) yang menjadi korban pembunuhan di Subang, Jawa Barat pada Minggu (3/10/2021). Autopsi ditujukan untuk mencari bukti terkait tewasnya kedua korban. 

TRIBUNWOW.COM - Beberapa hari yang lalu ahli forensik sekaligus Kabiddokes Polda Jateng, Kombes dr. Sumy Hastry Purwanti sempat menyoroti bagaimana pelaku kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat terdeteksi mencoba menutupi jejak kejahatan secara rapi.

Satu di antaranya adalah pelaku sempat memandikan jasad Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Menanggapi hal ini, Polda Jabar memastikan pelaku bukan seorang ahli forensik atau memahami ilmu forensik.

Baca juga: Polres Subang Tak Mampu Usut Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia? Ini Jawaban Polda Jabar

Baca juga: Sesekali Tersenyum, Ini Sikap Mimin seusai Diperiksa soal Kasus Subang: Mudah-mudahan Terakhir

Pernyataan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi Chaniago dalam acara METRO SIANG, Senin (29/11/2021).

"Itu tidak demikian," tegas dia.

Erdi mengatakan, apabila pelaku memang ahli forensik maka kecil kemungkinan akan berbuat kejahatan.

"Buat apa yang bersangkutan itu berbuat kejahatan," ujar dia.

"Kalau yang bersangkutan mempunyai keahlian di situ, lebih baik diberdayakan keahliannya itu dalam pekerjaannya," lanjutnya.

Menurut dugaan Erdi, pelaku memang sudah menyusun rencana dan mempelajari rencana tersebut sebelum mengeksekusi korban.

"Sepertinya tidak, namun di sini memang ada beberapa hal yang mungkin mereka sudah mempelajari rencana-rencana kejahatan," kata dia.

"Bukan berarti yang bersangkutan ahli dalam forensik, tidak demikian," pungkas Erdi.

Sebelumnya dr. Hastry sempat membahas soal upaya pelaku menghilangkan jejak ketika podcast bersama YouTuber Denny Darko, Selasa (23/11/2021).

Pertama dr. Hastry menyoroti soal kondisi jenazah Tuti dan Amalia.

Diketahui pelaku sempat memandikan jasad kedua korban sebelum akhirnya dimasukkan ke bagasi mobil Alphard milik korban.

Dokter Hastry bercerita, polisi sempat mengalami tantangan dalam mengumpulkan bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pembunuhan di SubangSubangDanuYosefTutiAmalia Mustika RatuYorisPolda JabarSumy Hastry Purwanti
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved