Terkini Daerah
Bunuh Kakak Ipar Pakai Racun Apotas, Pria Klaten Ini Juga Incar Nyawa Suami hingga Anak Korban
Kasus pembunuhan ibu muda di Dukuh Panggangwelut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, S (53).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kasus pembunuhan ibu muda di Dukuh Panggangwelut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, S (53) memasuki babak baru, yakni rekonstruksi kejadian.
Dilansir TribunWow.com, S tewas seusai diracuni menggunakan racun apotas oleh adik iparnya, Sarbini (43).
Ternyata, Sarbini tak hanya mengincar nyawa S dan suaminya.
Ia juga ingin menghabisi anak-anak korban.
Hal itu terungkap setelah polisi menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian.
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana mengatakan pelaku mencampurkan racun ke dalam minuman hingga susu anak korban.
"Tersangka menaruh racun ke minuman atau susu anak korban, itupun masih kita lakukan pendalaman," kata Guruh, dikutip dari TribunSolo.com, Rabu (24/11/2021).
"Tersangka tetap kekeh aksinya hanya menyasar ke suami korban namun dengan fakta-fakta yang kita dapat, kita akan mendapatkan kesimpulan dari reka adegan ini."
Baca juga: Disoraki Pengecut, Pembunuh di Klaten Peragakan Taburi Racun di Susu Bayi hingga Bumbu Dapur
Baca juga: Pemuda di Klaten Jadi Miliarder Baru Gegara Kegusur Tol, Pilih Gunakan Uang Sesuai Wasiat si Mbah
Pelaku Cemburu Istrinya Dibonceng
Setelah pelaku ditangkap, motif pembunuhan Sarbini dinilai aneh oleh keluarga korban.
Dikutip TribunWow.com dari TribunSolo.com, HDS diketahui bukanlah target pelaku.
Pelaku sebenarnya mengincar Sigit (35) yang merupakan suami dari HDS.
Sarbini mengaku cemburu lantaran istrinya yang merupakan adik kandung Sigit kerap dibonceng Sigit.
"Dia (Sigit) sering memboncengkan istri saya," ujar Sarbini, Rabu (3/11/2021).
"Setelah saya mengetahui yang menjadi korban istrinya, saya menyesal," sambungnya.