Breaking News:

Terkini Daerah

Disoraki Pengecut, Pembunuh di Klaten Peragakan Taburi Racun di Susu Bayi hingga Bumbu Dapur

Hanya karena alasan sepele, seorang pria di Klaten menyusun rencana untuk meracuni orang hingga tewas namun akhirnya salah target.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Cara pelaku Sarbini menuangkan racun di kulkas korkan di rumah korban di Dukuh Panggangwelut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Didorong rasa cemburu, pria bernama Sarbini (43) menyusun rencana untuk meracuni kakak iparnya S (35).

Namun racun yang disiapkan Sarbini justru menewaskan istri kakak iparnya HDS (30).

Pelaku diketahui telah melakukan rekonstruksi di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (23/11/2021).

Adegan Sabrini meracik racun jenis apotas di rumahnya, Panggangwelut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Selasa (23/11/2021).
Adegan Sabrini meracik racun jenis apotas di rumahnya, Panggangwelut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Selasa (23/11/2021). (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Baca juga: Diduga Diracun, Sejumlah Anjing Mati Mendadak di Sekitar Sirkuit Mandalika, Ini Kata Warga

Baca juga: Ini Ucapan Ibu Arteria Dahlan yang Buat Marah Wanita Ngaku Anak Jenderal TNI

Dikutip dari TribunSolo.com, dalam rekonstruksi itu terungkap ternyata pelaku menyebar racun tidak hanya di botol mineral yang diminum oleh korban.

Cairan apotas yang dipakai oleh pelaku turut disebar di susu bayi hingga bumbu dapur.

Sarbini juga mengakui menaburkan racun apotas ke freezer kulkas milik korban.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana menjelaskan, pelaku diketahui masuk paksa ke rumah korban di saat tempat kejadian perkara (TKP) dalam kondisi sepi.

"Tersangka memasuki rumah korban yang kosong karena ditinggal ke Wonogiri," ujar AKP Guruh, Selasa (23/11/2021).

Pada saat melakukan pembunuhan nampak pelaku disoraki oleh warga sekitar.

"Pembunuh, pembunuh anakku, pembunuh!!!," kata K selaku ibu korban, Selasa (23/11/2021).

Warga yang lain ikut menyoraki pelaku dan memaki pelaku pengecut.

"Wong lanang wanine ngono (laki-laki kok beraninya begitu)," celetuk seorang warga.

"Idak-idak wae, banci rak wani gelut (injak-injak aja, banci gak berani berkelahi)," ucap wanita itu.

Korban diketahui meninggalkan tiga orang anak masing-masing 7 tahun, 2,5 tahun dan 21 hari atau masih bayi menjadi yatim karena kepergian sosok ibundanya.

Pelaku Cemburu Istrinya Dibonceng

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
PembunuhanKlatenracunRekonstruksi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved