Terkini Daerah
Tak Hanya 2 Orang, Polisi Ungkap Kronologi Tewasnya Korban Ketiga Dukun Sianida di Magelang
Korban ketiga ini diketahui dibunuh pada akhir tahun lalu, dan keterangannya didapat setelah polisi melakukan pendalaman kasus dukun sianida ini.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Karena perintah tersangka harus dilakukan sendirian, cucu korban pun hanya menunggu di pingir jalan.
Namun, korban tidak kunjung ke luar dari kebunnya dan karena curiga, cucunya pun masuk untuk mencari korban.
Namun, saat ditemukan korban sudah tergeletak dan tidak bernyawa.
"Dari keterangan keluarga korban, memang saat ditemukan di samping jenazah korban, terdapat plastik bening berisi cairan. Sama, modusnya seperti kejadian pembunuhan sebelumnya,"ucapnya.
Kepada polisi, tersangka IS pun mengakui, memberikan air yang dicampur potas kepada korban.
Saat ditanya polisi, keluarga korban mengaku tidak menaruh curiga terhadap tersangka dan mengira korban meninggal karena faktor usia.
"Sehingga, keluarga korban tidak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Hanya membawa korban ke rumah sakit terdekat dan langsung dimakamkan," ujarnya.
Atas kejadian ini, Polres Magelang pun masih terus mendalami kasus pembunuhan tersebut. Untuk mencari terkait informasi ataupun korban lainnya.
2 Tukang Sayur Jadi Korban
Kejadian dukun sianida ini terungkap setelah dua pedagang sayur asal asal Kota Magelang, Lasman (31) dan Wasdiyanto (38) tewas karena menjadi korban IS.
Keduanya tewas seusai menenggak air bercampur racun sianida yang sengaja dicampurkan sang dukun.
IS berdalih air tersebut merupakan syarat agar kedua korban bisa menggandakan uang.
Sebelum diracuni, kedua korban berniat menggandakan uang Rp 25 juta kepada IS.
Nahas, keduanya justru meregang nyawa seusai uang jutaan rupiah tersebut.
Wakapolres Magelang, Kompol Aron Sebastian mengatakan kasus ini terungkap setelah jasad kedua korban ditemukan di dalam mobil yang terparkir di Jalan Sukoyoso, Sukomakmur, Kajoran, Rabu (10/11/2021).