Terkini Internasional
China Peringatkan Kemungkinan Penularan Covid-19 dari Paket Belanja 11.11 menuju "Hari Lajang"
Pemerintah China peringatkan warga akan kemungkinan penularan Covid-19 dari paket yang dikirimkan menuju festival belanja online terbesar 11 November.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Rekarinta Vintoko
Bahkan untuk barang dari daerah berisiko rendah, penerima diimbau untuk memakai masker dan sarung tangan saat mengambil dan membongkar paket belanja.
China Panic Buying
Pemerintah China mengimbau masyarakat untuk menimbun makanan serta kebutuhan sehari-hari untuk keadaan darurat pada Senin (1/11/2021).
Saran tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan China yang juga meminta otoritas setempat untuk memastikan pasokan makanan yang memadai.
Tak ayal, hal tersebut memicu kebingungan yang signifikan hingga menimbulkan panic buying di sejumlah wilayah China.
Beberapa orang bergegas ke supermarket hingga terdapat antrean panjang di kasir, dikutip dari The Straits Time, Rabu (3/11/2021).
Media lokal melaporkan bahwa pesanan atas biskuit telah melonjak di platform e-commerce China, hingga menyebabkan beberapa toko kehabisan stok.
Baca juga: Kirim Meme Anjing Bertopi Polisi dalam Obrolan Grup, Pria di China Ditahan seusai Dianggap Menghina
Baca juga: Badan Intelijen AS Akui Ragu Bisa Identifikasi Asal-usul Covid-19, China Sebut Lelucon Politik
Situs web Taobao menunjukkan peningkatan permintaan beras, kecap, saus sambal hingga mi instan.
Penimbunan kubis dan tepung juga dilaporkan terjadi di Beijing.
Fenomena panic buying muncul setelah pemberitahuan Kementerian Perdagangan terkait pasokan makanan, hingga meminta masyarakat menimbun kebutuhan sehari-hari untuk musim dingin atau keadaan darurat pada awal pekan lalu.
Imbauan itu menimbulkan spekulasi di media sosial tentang apakah langkah itu terkait dengan meluasnya wabah Covid-19 yang diketahui kembali terjadi di China, soal musim dingin, atau bahkan dikaitkan dengan peningkatan ketegangan dengan Taiwan.
Daftar perlengkapan rumah tangga darurat yang direkomendasikan oleh provinsi Jiangsu pada Oktober lalu, juga beredar di media sosial.
Daftar itu termasuk mi instan, air minum kemasan, biskuit hingga daging.
“Kami ingin memastikan kami memiliki cukup makanan (pada musim dingin),” kata seorang wanita yang membeli beras di pusat Beijing, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (3/11/2021).
Antrean panjang terlihat di kios kubis supermarket, saat orang membeli persediaan sayuran untuk diolah agar bisa dikonsumsi selama beberapa bulan mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1111-china-2.jpg)