Breaking News:

Terkini Internasional

China Peringatkan Kemungkinan Penularan Covid-19 dari Paket Belanja 11.11 menuju "Hari Lajang"

Pemerintah China peringatkan warga akan kemungkinan penularan Covid-19 dari paket yang dikirimkan menuju festival belanja online terbesar 11 November.

Tayang:
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube/Business Insider
Festival belanja online terbesar di dunia, yang dikenal sebagai "Hari Lajang" di China setiap 11 November. Pemerintah China peringatkan warga akan kemungkinan penularan Covid-19 dari paket yang dikirimkan menuju festival belanja online terbesar 11 November, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Pihak berwenang China telah mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan penularan Covid-19 dari pengiriman paket saat festival belanja online tahunan terbesar 11.11, Rabu (10/11/2021).

Dilansir dari The Straits Time, peringatan tersebut menyusul laporan adanya tiga pekerja di sebuah perusahaan kecil, yang membuat pakaian anak-anak dinyatakan positif Covid-19.

Pemerintah China lantas memeriksa paket-paket dan memantau orang-orang yang mengantarkannya, setelah infeksi ditemukan di Haohui Ecommerce Co, Hebei.

Festival belanja online terbesar di dunia, yang dikenal sebagai
Festival belanja online terbesar di dunia, yang dikenal sebagai "Hari Lajang" di China setiap 11 November. (YouTube/Business Insider)

Baca juga: Jurnalis China yang Ditahan karena Laporkan Covid-19 Mogok Makan, Keluarga Sebut Hampir Meninggal

Baca juga: Imbauan Pemerintah China Buat Bingung saat Pandemi, Warga Panic Buying Cari Biskuit hingga Kubis

Dalam pernyataan pemerintah, disebutkan layanan pengiriman paket dari dua kota yang terletak di provinsi Hebei, yaitu Xinji dan Jinzhou telah dihentikan.

Di sisi lain, pengiriman paket dari Shenze juga telah ditangguhkan.

Sekitar 300 paket telah diuji oleh pihak berwenang, dan keseluruhannya dinyatakan negatif.

Pemerintah juga sudah melakukan pengujian di sebuah daerah kecil di Guangxi, di mana 16 paket dikirimkan dari Haohui Ecommerce Co.

Komisi kesehatan setempat mengatakan siapa pun yang menyentuh paket dari perusahaan tersebut, harus menjalani tes Covid-19 dan berada di bawah pemantauan ketat.

Peringatan terbaru yang dikeluarkan oleh China tersebut, muncul ketika warga tengah mempersiapkan diri untuk berbelanja dalam festival belanja online terbesar di dunia, yang dikenal sebagai 11.11, Kamis (11/11/2021).

Festival itu disebut “Hari Lajang” di mana Alibaba Group Holding mengadakan pesta diskon besar-besaran.

Saat ini, China sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 dan mencoba bertahan dengan pendekatan nol-Covid-nya, di tengah persebaran varian Delta yang lebih menular.

Komisi Kesehatan Nasional melaporkan 39 infeksi baru dan menjadikan jumlah total kasus dalam wabah saat ini di atas 1.000, Rabu (10/11/2021).

China sudah memberlakukan beberapa langkah untuk menahan persebaran virus, termasuk penutupan sekolah, tempat hiburan, hingga menguji sejumlah orang yang berada di tempat yang sama dengan seseorang yang ditemukan terinfeksi.

Beberapa warga mengeluh di media sosial, menyebut bahwa mereka terpaksa dikarantina di rumah, seusai menerima paket belanjaan.

Pihak berwenang China mengatakan paket dari luar negeri atau pun tempat-tempat domestik yang berisiko tinggi, harus disanitasi.  

Halaman 1/3
Tags:
ChinaCovid-19Virus CoronaBelanja Online
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved