Terkini Daerah
Dimintai Tolong Ambilkan Uang, Pria Ini Justru Tega Kuras Isi ATM Sahabatnya yang Lumpuh
Seorang pria berinisial RA (29) tega menguras isi rekening tabungan milik sahabatnya, Zulfitri (52), warga Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM – Seorang pria berinisial RA (29) tega menguras isi rekening tabungan milik sahabatnya, Zulfitri (52), warga Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.
Peristiwa ini bermula ketika Zulfitri yang kondisinya dalam keadaan lumpuh meminta tolong kepada RA mengambil uangnya di ATM.
Tanpa rasa curiga, Zulfitri bahkan memberikan PIN ATM miliknya kepada RA.
Baca juga: Fakta Oknum TNI Terlibat Pencurian Sapi, Pakai Mobil Anggota Polisi hingga Dipergoki Warga
Polisi akhirnya meringkus RA, setelah korban yang mengetahui tabungannya dikuras orang melapor ke pihak berwajib.
Diketahuinya RA sebagai pelaku yang menguras isi tabungan Zulfitri berdasarkan hasil pelacakan CCTV di box ATM tempat tabungan korban dikuras.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, RA merupakan orang kepercayaan korban selama ini di rumahnya.
"Tersangka RA selama ini menjadi orang kepercayaan korban, di mana setiap ada transaksi ke bank, korban yang diminta bantu, karena di satu sisi keadaan korban lumpuh," sebut AKP Ryan, Kamis (4/11/2021).
Menurut Kasat Reskrim, uang di tabungan Zulfitri terkuras habis setelah sebelumnya korban kehilangan Kartu ATM beserta uang Rp 100 ribu, plus surat-surat penting lainnya dari dalam tas di rumahnya.
Kasus pencurian tersebut terjadi pada Senin 6 September 2021 lalu, saat korban mengambil wudhu.
Namun, pada waktu itu kecurigaan belum mengarah sepenuhnya pada tersangka RA sebagai pelaku pencurian tas berisikan ATM tersebut.
"Korban tahu uang dari tabungan sudah terkuras habis dan hanya tersisa Rp 50 ribu, pada saat menuju ke Bank Aceh Syariah Cabang Pembantu Lamnyong, Banda Aceh, ingin melakukan transaksi,” urainya.
“Korban sontak kaget melihat uang di tabungannya dari Rp 2,6 juta, sudah habis dan tersisa Rp 50 ribu," sebut AKP Ryan.
Korban yang merasa tidak pernah melakukan penarikan uang, selanjutnya berkoordinasi dengan teller.
Dari pengecekan yang dilakukan petugas teller, diketahui dari tabungan korban ada transaksi penarikan uang sebanyak dua kali dalam waktu berbeda.
Korban yang tidak terima dengan pencurian yang menimpa dirinya kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polresta Banda Aceh.