Terkini Daerah
Siswi SMA Dirudapaksa Pacar Ibu, sang Bunda Cuma Diam Melihat dan Malah Minta iPhone ke Pelaku
Seorang siswi SMA berinisial AS menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh kekasih ibu kandungnya.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Seorang siswi SMA berinisial AS menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh kekasih ibu kandungnya.
Disebutkan, AS kerap tinggal bersama sang ibu setelah kedua orangtuanya berpisah.
Bukannya segera melapor setelah mengetahui aksi rudapaksa tersebut, sang ibu justru meminta ponsel iPhone ke pelaku.
Baca juga: Oknum Guru PNS Rudapaksa 2 Siswi di Hotel dan Jalan Tol, Korban Ditinggal dan Diberi Uang Rp 20 Ribu
Baca juga: Belum Hamil, Menantu di Aceh Malah Dirudapaksa Ayah Mertua, Tersangka Ngaku Tergoda Lihat Korban
Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah rumah kontrakan yang ditinggali ibu korban di Kecamatan Medan Polonia, Medan, Sumatera Utara.
Sang ayah kandung yang kemudian tahu putrinya dirudapaksa pun langsung tak terima dan melaporkan pelaku yang berinisial AM ke Polrestabes Medan, Selasa (27/10/2021).
"Iya benar semalam ayah korban sudah melapor ke Polrestabes Medan dan didampingi oleh kami," kata Luqman Sulaiman sebagai pendamping hukum, Kamis (28/10/2021).
Kronologi
Dia menjelaskan ayah dan ibu kandung korban telah pisah rumah.
Korban pun sering tinggal di rumah kontrakan ibunya.
Luqman menceritakan, kejadian rudapaksa itu bermula dilakukan pacar ibunya tersebut pada 2 Agustus 2021 di kontrakan korban.
Baca juga: Dituding Tolak Laporan Korban Rudapaksa karena Belum Vaksin, Polda Aceh: Bahasanya Jangan Dipelintir
Baca juga: Cabuli 7 Siswi SD, Guru di Nias Paksa Para Korban Nonton Film Dewasa saat Bersekolah
"Kejadian itu bermula pada saat ibu korban pergi bekerja. Lantaran ibu dan pelaku berpacaran jadi pelaku aman untuk masuk ke rumah," sebutnya.
Lalu, AM pun masuk ke dalam kontrakan ibu korban dan melihat AS sedang tertidur lelap di kamar.
AM pun langsung melancarkan aksi kejinya tersebut tanpa diketahui ibu korban.
Korban pun sempat melawan ketika AM melakukan aksi pencabulannya.
Namun perbuatannya sia-sia karena tubuh pelaku berbadan besar.