Breaking News:

Terkini Daerah

Motif Asmara di Balik Kasus Polisi Tembak Polisi di NTB, Bermula dari Chat Istri Pelaku dan Korban

Kasus penembakan Briptu Hairul Tamimi oleh rekan sesama polisi, Bripka MN, akhirnya menemukan titik terang.

TribunLombok.com, Sirtupillaili
PEMAKAMAN: Prosesi upacara pemakaman Briptu Hairul Tamimi, anggota Polres Lombok Timur yang tewas ditembak rekan sesama polisi, di Desa Gontoran, Lombok Barat, Selasa (26/10/2021). 

Namun, dua hari sebelumnya korban sempat pulang dan mengobrol dengan keluarga.

”Kalau masalah asmara tidak pernah dia cerita karena dia fokus ke karier dulu,” jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab Briptu MN menembak korban.

Namun, kini Briptu MN sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di penjara.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto belum bisa buka suara terkait dugaan motif asmara yang memicu penembakan tersebut.

”Motifnya sengaja atau tidak, masih dalam penyelidikan dan pendalaman terkait latar belakang penembakan,” jelasnya.

Artanto menyebut tersangka mengambil senjata laras panjang secar diam-diam.

Sebelum kejadian, tersangka tengah piket dan nekat mendatangi rumah korban untuk membunuhnya.

Atas perbuatannya tersangka terancam dijerap pasal 338 KUHP tentang pembunuhan serta dugaan pelanggaran kode etik.

Tidak menutup kemungkinan ada pasal tambahan, tergantung hasil penyelidikan nanti. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunLombok.com dengan judul Polisi Tewas Ditembak Rekan Polisinya di Lombok Timur, Keluarga Minta Pelaku Dihukum SetimpalMotif Oknum Polisi Tembak Rekannya di Lombok Timur Masih Diselidiki, dan TERUNGKAP Bripka MN Tembak Rekan Polisinya karena Cemburu Istri Sering Chating dengan Korban

Tags:
Nusa Tenggara Barat (NTB)Lombok TimurPolisiPenembakanMotifTewas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved