Breaking News:

Terkini Internasional

Aktor Alec Baldwin Tak Sengaja Tembak Kru hingga Tewas dan Lukai Sutradara saat Syuting Film Rust

Aktor Hollywood Alec Baldwin tak sengaja menembak seorang sinematografer hingga tewas dan lukai sutradara ketika syuting untuk adegan film Rust.

AFP/Angela Weiss
Aktor Alec Baldwin. Aktor Hollywood Alec Baldwin tak sengaja menembak seorang sinematografer hingga tewas dan lukai sutradara ketika syuting untuk adegan film Rust pada Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNWOW.COMAktor Hollywood Alec Baldwin tak sengaja menembak seorang sinematografer wanita hingga tewas di lokasi syuting film yang dibintanginya, 'Rust', pada Kamis (21/10/2021).

Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, insiden itu melibatkan penggunaan senjata yang digunakan sebagai alat peraga adegan.

Direktur Fotografi, Halyna Hutchins, menjadi korban tewas di lokasi pembuatan film di Bonanza Creek Ranch di Santa Fe, New Mexico, Amerika Serikat.

Aktor Alec Baldwin
Aktor Alec Baldwin (AFP/Angela Weiss)

Baca juga: Balita 2 Tahun di AS Tembak Ibunya saat Rapat Virtual hingga Tewas, Sang Ayah Didakwa karena Lalai

Baca juga: Baku Tembak Mematikan Terjadi saat Aksi Protes di Jalanan Beirut, 6 Orang Tewas dan 30 Terluka

Seorang penulis sekaligus sutradara, Joel Souza, juga dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut.

Kantor Sheriff Santa Fe dalam pernyataannya mengkonfirmasi Alec Baldwin sebagai individu yang menembakkan senjata peraga, meskipun belum diketahui bagaimana kronologi insiden tersebut bisa terjadi.

Kepolisian mengungkapkan tidak ada tuntutan pidana yang diajukan, sementara penyelidikan atas insiden dan jenis proyektil yang digunakan masih dilakukan.

Kantor Sheriff Santa Fe mengatakan pihaknya mendatangi lokasi pembuatan film, sekitar pukul 13.50 waktu setempat.

Sebelumnya, seseorang menghubungi 911 dan mengindikasikan adanya individu yang tertembak di bagian lengan.

"Menurut penyelidik, tampaknya adegan yang difilmkan melibatkan penggunaan senjata api peraga ketika tembakan terjadi," kata kantor sheriff dalam sebuah pernyataan.

"Detektif sedang menyelidiki bagaimana dan jenis proyektil apa yang digunakan," tambahnya.

Sebelumnya, polisi mengatakan bahwa seorang wanita berusia 42 tahun, diterbangkan ke Rumah Sakit Universitas New Mexico, di mana dia dinyatakan meninggal.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved