Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Pengacara Yoris dan Danu hingga Yosef dan Mimin Sama-sama Keluhkan Konten soal Kasus Subang

Kini pihak pengacara Yoris dan Danu juga mengeluhkan konten-konten yang menyudutkan kliennya. 

Kompas TV
Kuasa hukum Yoris dan Danu, Achmad Taufan Soedirjo saat memberikan keterangan kepada wartawan di rumah kediaman korban di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Dua bulan penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat, konten-konten yang membahas kasus tersebut pun bertebaran di media. 

Kini pihak pengacara Yoris dan Danu juga mengeluhkan konten-konten yang menyudutkan kliennya. 

Apalagi membaca konten-konten di media ada yang mendukung dia, tapi ada juga yang mulai berani mengklaim dia bersalah, nah ini kan pastinya seumur danu yang baru 21 tahun gejolak psikologisnya luar biasa," kata pengacara Yoris dan Danu, Achmad Taufah Soedirjo kepada wartawan di kediaman kakak Tuti, Lilis, Rabu (20/10/2021), dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Pemeriksaan Yosef ke-14 di Kasus Subang, Harapan Pengacara: Semoga Tidak Hanya Titik Terang Saja

Baca juga: Istri Yoris Menangis Mimpikan Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Lihat Gelagat Amel Begini

Bahkan itu dianggap menjadi alasan mengapa Yoris dan Danu memutuskan untuk menggunakan jasa pengacara. 

Menurut dia konten-konten tersebut telah membuat kedua kliennya merasa tertekan. 

"Mereka ini awalnya tidak ingin menggunakan kuasa hukum karena mereka merasa mereka tidak bersalah. Mereka santai, mereka mengikuti proses hukum, dipanggil polisi mereka nurut, dipanggil-panggil ke mana-mana mereka nurut karena mereka tidak merasa bersalah," katanya. 

Bahkan kini dia membatasi media atau siapa pun yang ingin mengambil keterangan dari kliennya. 

Kini, pihak yang ingin meminta keterangan dari Yoris dan Danu harus mengantongi izin dari kuasa hukumnya.

Yoris dan Danu memang diketahui menjadi saksi penting dalam kasus ini, mereka berdua merupakan keluarga sekaligus rekan kerja korban.

Artinya korban sehari-hari biasa melakukan aktivitasnya bersama dengan Yoris dan Danu. 

Yoris merupakan anak dari Tuti dan kakak dari Amalia, sedangkan Danu adalah keponakan Tuti. 

Mereka sama-sama bekerja di yayasan Bina Prestasi Nasional, yang disebut-sebut sebagai yayasan keluarga. 

Baca juga: Yosef Hadiri Panggilan ke-14 di Polres, Pengacara Berharap Ada Kemajuan Besar terkait Kasus Subang

Di sana Yoris menjabar sebagai ketua, Tuti dan Amalia masing-masing menjabat sebagai sekretaris dan bendahara, sedangkan Danu sebagai staf. 

Namun, Danu juga menjadi orang kepercayaan Yoris dan kedua korban, Danu disebut-sebut sering mendatangi rumah korban untuk urusan pekerjaan. 

Yoris dan Danu sendiri baru resmi menyerahkan kuasa hukumnya pada Senin (18/10/2021) kepada sejumlah pengacara dari ATS Law Firm termasuk Achmad Taufan.

Sejak berjalannya kasus ini pada Rabu (18/8/2021) atau sekitar dua bulan yang lalu, memang banyak spekulasi liar di masyarakat. 

Bahkan, berbagai asumsi di masyarakat tidak masuk akal dan juga ada yang berbau klenik atau mistis.

Sejumlah konten di media sosial bahkan seolah-olah bisa memanggil arwah korban dan menceritakan siapa pelakunya. 

Ancam Pidanakan Konten Kreator

Saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Yosef, (kanan) dan Pengacaranya, Rohman Hidayat (kiri) dalam tayangan AIMAN yang diunggah di Youtube Kompas TV, Selasa (28/9/2021). Rohman sebut tak segan ambil upaya hukum jika ada pihak yang memfitnah kliennya.
Saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Yosef, (kanan) dan Pengacaranya, Rohman Hidayat (kiri) dalam tayangan AIMAN yang diunggah di Youtube Kompas TV, Selasa (28/9/2021). Rohman sebut tak segan ambil upaya hukum jika ada pihak yang memfitnah kliennya. (Kompas TV)

Selain Yoris dan Danu, dalam kasus ini nama yang banyak disoroti juga adalah Yosef dan istri mudanya Mimin

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved