Terkini Internasional
Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditikam Terduga Teroris, Boris Johnson Ikut Melayat
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meletakkan karangan bunga di gereja di mana David Amess ditikam berkali-kali hingga tewas oleh terduga teroris
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Elfan Fajar Nugroho
“Kita hidup dalam masyarakat terbuka, demokrasi. Kita tidak bisa ditakuti oleh individu mana pun.”
Baca juga: Kekurangan Sopir Truk Pengangkut BBM, Warga Inggris Panic Buying, Habiskan Stok di Pom Bensin
Baca juga: AS hingga Inggris Sambut Baik Penerbangan Internasional Pertama dari Bandara Kabul ke Qatar
David Amess, salah satu anggota parlemen terlama di Inggis, disebutkan meninggal di tempat kejadian, meskipun polisi bersenjata langsung menyerbu gereja dan paramedis sudah dikerahkan untuk menolongnya.
“Tragisnya, dia meninggal di tempat kejadian,” kata Kepala Polisi Essex Constable Ben-Julian Harrington kepada wartawan.
Polisi Metropolitan, yang unit kontra-terorismenya memimpin penyelidikan insiden tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu pagi, bahwa mereka menyatakan penusukan fatal itu sebagai insiden teroris.
“Sebagai bagian dari penyelidikan, petugas saat ini melakukan penggeledahan di dua alamat di wilayah London dan ini sedang berlangsung,” kata polisi.
David Amess pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen untuk mewakili Kota Basildon pada 1983.
Dia dianugerahi gelar bangsawan oleh Ratu Elizabeth atas pelayanan publiknya pada 2015 lalu.
Amess juga populer di kalangan anggota parlemen dan dikenal karena kontribusi aktifnya dalam debat, yang sering kali membahas tentang masalah yang berkaitan dengan konstituen Essex atau hak-hak hewannya.
Bendera di semua gedung pemerintah Inggris akan dikibarkan setengah tiang sebagai penghormatan. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Inggris lain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/david-amess-inggris.jpg)