Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Ceritakan Kesedihan Anaknya, Yoris Katakan Ingin Pelaku Pembunuhan di Subang Dihukum Berat

Hal itu dia sampaikan setelah melihat anaknya yang ternyata masih terus bersedih karena kehilangan sosok nenek dan tantenya. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Yoris (34) anak sekaligus kakak dari korban pembunuhan di Subang saat ditanya wartawan di Polsek Jalan Cagak Polres Subang, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Yoris, yang merupakan anak dari Tuti Suhartini (55) sekaligus kakak dari Amalia Mustika Ratu (23) yang jadi korban pembunuhan di Subang, Jawa Barat, menyebut ingin pelaku dihukum seberat-beratnya. 

Hal itu dia sampaikan setelah melihat anaknya yang ternyata masih terus bersedih karena kehilangan sosok nenek dan tante atau bibinya. 

"Ya, harapan saya masih sama dari awal, agar kasusnya segera terungkap dan pelakunya dihukum seberat-beratnya," kata Yoris saat ditemui, Rabu (13/10/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Kasus Subang, Ini Beda Gestur Tubuh Yosef dan Yoris saat Urus Rekening Tuti serta Amalia

Baca juga: Dicurigai di Kasus Subang, Ini Alasan Danu Bantu Polisi di TKP, Ngaku Tak Pikir Panjang

Yoris menceritakan, bahwa anaknya yang baru berusia lima tahun hingga kini masih terus mengingat korban pembunuhan yang ditemukan pada Rabu (18/8/2021).

Berdasarkan cerita Yoris memang bisa dinilai bahwa anaknya dan korban memiliki hubungan yang sangat dekat.

Terlebih ketika menjelang momen hari raya Isra Miraj yang mana memiliki kenangan tersendiri bagi anak Yoris

"Memang semasa hidupnya nenek sama bibinya itu sayang banget sama anak saya. Terlebih sekarang kan mau Isra Miraj kan ya, setiap tahun itu selalu dibelikan seperti mukena ke anak saya," kata Yoris

Satu momen yang membuat Yoris kaget adalah ketika anaknya tiba-tiba menggambar hal yang berkaitan dengan korban. 

Itu yang membuat Yoris merasa bahwa anaknya masih merasa sedih meski kasus ini sudah berjalan sejak dua bulan yang lalu.

"Tadi malam yah mungkin anak saya itu kan enggak sengaja malam itu dia manggil saya tiba-tiba, dia bersama mamahnya lagi menggambar kaya bikin kuburan neneknya," jelasnya. 

Baca juga: Fakta Kasus Subang dalam Sepekan: Polisi Periksa Saksi Baru hingga Cari Petunjuk di Rekening Korban

"Dari gambarnya anak saya menjelaskan, kaya ada anak saya, istri saya, saya di kuburan yang ada tulisan neneknya, saya juga kaget."

Untuk diketahui, kasus ini bermula sejak jasad kedua korban yaitu Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan di rumahnya di Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat pada Rabu (18/8/2021).

Sejak itu, kasus ini belum terungkap dan belum diketahui siapa yang menjadi pelaku pembunuhan tersebut.

Suami Tuti, Yosef merupakan orang pertama yang datang ke TKP dan menemukan rumahnya sudah dalam keadaan berantakan dan berceceran darah.

Dia kemudian melaporkan ke polisi di Mapolsek Jalancagak karena mengira ada perampokan di rumahnya.

Selain menghubungi polisi, diketahui dia juga menghubungi anaknya Yoris, dan kakak Tuti, Lilis.

Polisi kemudian menemukan jasad tersebut bertumpuk di dalam bagasi sebuah mobil yang terparkir di TKP.

Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kasus ini tidak bermotif pencurian dan merupakan kasus pembunuhan berencana, karena hampir tidak ada barang berharga yang hilang di TKP.

Hanya ponsel Amalia yang diketahui hilang dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Akses masuk ke rumah TKP juga tidak ada tanda-tanda kerusakan, karena itu disimpulkan bahwa ada dugaan bahwa pelakunya adalah orang dekat korban. 

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved