Breaking News:

PON XX Papua 2021

Tim Aceh Dituding Lakukan Sepak Bola Gajah di Ajang PON Papua, Ini Tanggapan Fakhri Husaini

Tim sepak bola Aceh diterpa isu bermain sepak bola gajah di ajang PON Papua 2021 kontra tim sepak bola Kalimantan Timur.

Instagram @coachfakhri
Capture video laga yang dituding sebagai sepak bola gajah (kiri) pada capture Video Home Channel dan Fakhri Husaini pelatih tim sepak bola Aceh (kanan) pada postingan Instagram @coachfakhri pada 19 Januari 2021. Fakhri Husaini Tanggapi tudingan sepak bola gajah terhadap anak asuhnya di laga kontra tim sepak bola Kalimantan Timur. 

TRIBUNWOW.COM - Tim sepak bola Aceh diterpa isu bermain sepak bola gajah di ajang PON Papua 2021 kontra tim sepak bola Kalimantan Timur.

Dugaan sepak bola gajah itu muncul ketika tim sepak bola Aceh menang atas Kalimantan Timur dengan skor 3-2 di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, Senin (4/10/2021).

Jika dilihat, memang tidak ada yang aneh dari hasil laga tim sepak bola Aceh kontra Kalimantan Timur.

Namun, kejanggalan tersebut muncul ketika Aceh berhasil mencatatkan gol ketiga sekaligus gol kemenangan kontra Kalimantan Timur di laga tersebut.

Baca juga: Ini Sosok Bek Muda Persija Jakarta yang Berhasil Sumbangkan Medali Emas Muaythai di PON Papua

Baca juga: Berbanding Terbalik dengan Kondisi Persib Bandung, PR Besar Persebaya Surabaya Justru di Sektor Ini

Pemain Tim Kalimantan Timur (Kalltim), M Risky Romadon dituding melakukan gol bunuh diri yang disengaja untuk memberikan kemenangan untuk tim sepak bola Aceh.

Gol bunuh diri Risky Romadon tercipta di menit ke-70 yang berawal dari bola rebound hasil tepisan kiper tim sepak bola Kaltim yang gagal dihalau oleh pemain bernomor 3 tersebut.

Alhasil, dengan kemenangan kontroversi tim sepak bola Aceh atas Kaltim membuat impian tim sepak bola Sulawesi Utara (Sulut) lolos ke babak selanjutnya menjadi sirna.

Mengingat, jika Kaltim berhasil menundukkan Aceh, maka Sulut dipastikan akan tampil di babak selanjutnya pada ajang sepak bola PON XX Papua 2021.

Menanggapi tudingan yang diarahkan kepada timnya, pelatih tim sepak bola Aceh, Fakhri Husaini memberikan tanggapannya.

Mantan pelatih Timnas U-19 Indonesia tersebut membantah dengan tegas tudingan yang ditujukan kepada timnya.

Bahkan, ia mengaku menyambut dengan baik jika Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) turut melakukan investigasi terhadap tudingan yang ditujukan kepada timnya.

Menurutnya, sudah sepantasnya PSSI mengusut tudingan tersebut mengingat itu merupakan salah satu kewajibannya dalam penegakkan fair play 

"Silahkan saja diusut. Ya memang wajar kalau ada yang diusut kalau menurut dugaan, karena PSSI punya kewajiban untuk menegakkan fairplay, itu sah-sah saja," kata Fakhri Husaini dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.

Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut berharap, jika nantinya PSSI mengusut laga itu, pihaknya harus benar-benar melihat secara langsung fakta yang terjadi di lapangan.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved