Terkini Internasional
Penembakan di Sekolah AS, Siswa 18 Tahun yang Jadi Pelaku Sempat Melarikan Diri, 4 Orang Terluka
Penembakan oleh siswa berusia 18 tahun yang sempat melarikan diri, terjadi di sekolah menengah Texas. Pelaku awalnya terlibat perkelahian, empat luka.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM – Seorang siswa berusia 18 tahun ditangkap kepolisian setelah dikaitkan dengan penembakan di sekolah menengah di Arlington, Texas, Amerika Serikat (AS) pada Rabu (6/10/2021) pagi.
Dilansir dari Associated Press News, pihak berwenang mengatakan Timothy George Simpkins sempat melarikan diri setelah melukai empat orang.
Timothy George Simpkins dikatakan terlibat perkelahian di dalam ruang kelas Timberview High School di Arlington sebelum melepaskan tembakan.

Baca juga: Penembakan di Universitas Rusia Tewaskan 8 Orang dan 24 Terluka, Ini Kronologinya
Baca juga: Diduga Kesal karena Dipecat, Karyawan Bersenjata Serang Supermarket, Tewaskan 1 Orang dan 12 Terluka
"Ini bukan tindakan kekerasan acak," kata Asisten Kepala Polisi Arlington, Kevin Kolbye, dalam konferensi pers sebelum penangkapan Simpkins.
"Ini bukan seseorang yang (secara acak) menyerang sekolah,” tambahnya.
Simpkins ditahan setelah perburuan singkat kepolisian.
Dia didakwa di penjara Arlington atas tiga tuduhan penyerangan dengan senjata mematikan dan ditahan dengan jaminan Rp 1 miliar.
Seorang siswa Timberview High School, Hanyla Milligan, mengatakan dia pertama kali mendapat kabar tentang penembakan itu ketika mendengar keributan.
“Seseorang di luar kelas saya berkata, 'Dia baru saja menembaknya'," kata Milligan yang berusia 16 tahun.
Dia kemudian mendengar orang-orang berlarian.
“Orang-orang ketakutan. Mereka menangis. Mereka gemetar,” tambahnya.
Polisi mengatakan bahwa tiga dari empat orang yang terluka adalah pelajar.
“Satu orang dalam kondisi kritis, yang lain dalam kondisi baik dan orang ketiga dirawat karena lecet ringan serta dijadwalkan keluar dari rumah sakit Rabu malam,” kata polisi.
Sementara, orang keempat dilaporkan terluka tetapi tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.
“Apa yang kami yakini terjadi, pada awalnya, adalah bahwa ada perkelahian antara seorang siswa dan orang lain di kelas dan pistol digunakan, ada empat korban," kata Kevin Kolbye, dikutip dari Reuters, Kamis (7/10/2021).

Insiden itu, pertama kali dilaporkan sekitar pukul 09.15 waktu setempat dan terjadi di lantai dua gedung sekolah.
Kepolisian langsung mendatangi serta mengamankan gedung, sebelum para siswa dibawa keluar dari sekolah menggunakan bus.
Biro Federal Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak sedang menyelidiki bagaimana tersangka mendapatkan senjata.
Baca juga: Fakta Jasad Diduga Selebgram Amerika Serikat yang Hilang Misterius Ditemukan FBI
Baca juga: Taliban Cari Warga Amerika Serikat dari Pintu ke Pintu setelah Ambil Alih Kekuasaan di Afghanistan
Agen biro tesebut juga berada di tempat kejadian.
Polisi setempat dari yurisdiksi terdekat lainnya, termasuk kota Mansfield dan Grand Prairie ikut membantu menangani insiden tersebut.
Timberview High School menjadi bagian Distrik Sekolah Independen Mansfield, sebuah distrik besar di wilayah metropolitan Dallas-Fort Worth, yang terdiri dari 49 sekolah dengan lebih dari 35 ribu siswa.
Everytown for Gun Safety, sebuah organisasi pencegahan kekerasan senjata mencatat setidaknya ada 101 insiden yang melibatkan senjata api di sekolah AS, dengan 21 kematian dan 56 orang cedera.
Senator AS dari Texas, Ted Cruz, dan Gubernur Greg Abbott bereaksi atas peristiwa penembakan di sekolah menengah tersebut.
"Saya tahu kita semua memberi doa kepada para siswa, guru dan responden pertama serta orang tua," kata Cruz saat konferensi pers, Rabu (6/10/2021), dikutip dari Fox News, Kamis (7/10/2021).
"Ada terlalu banyak (penembakan) di terlalu banyak sekolah. Jadi kami berterima kasih atas keberanian dan kepahlawanan dari responden pertama dan kami berharap semua siswa atau individu yang mungkin terluka akan pulih dan selamat.”
Sementara itu, Greg Abbot mengatakan akan menindak pelaku untuk memberi keadilan bagi mereka yang terluka.
"Kami masih menunggu kabar tentang berapa banyak orang yang tertembak. Saya tidak memiliki informasi tentang hilangnya nyawa,” kata Abbott.
"Kami berduka untuk semua orang yang telah dirugikan atau terkena dampak. Dan kami sebagai negara bagian, bekerja dengan komunitas lokal, akan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa penembak diadili dengan cepat dan efektif." (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Amerika Serikat lain