Breaking News:

Terkini Internasional

Akui Diculik saat ke Toilet, Korban Rudapaksa Predator Seksual Reynhard Sinaga Beberkan Kronologi

Untuk pertama kalinya, korban rudapaksa Reynhard Sinaga beberkan kronologi kejadian yang dialaminya, akui tak sadar sebelum diberi tahu kepolisian.

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Mohamad Yoenus
Facebook via BBC
Kepolisian Manchester menyebut Reynhard Sinaga sebagai individu 'bejat' dan 'pelaku rudapaksa terbesar dalam sejarah hukum Inggris. Untuk pertama kalinya, korban rudapaksa Reynhard Sinaga beberkan kronologi kejadian yang dialaminya, akui tak sadar sebelum diberi tahu kepolisian. 

TRIBUNWOW.COM – Predator seksual yang juga mahasiswa pascasarjana dari Indonesia, Reynhard Sinaga, sudah dijatuhi hukuman minimal 40 tahun penjara setelah dituduh lakukan rudapaksa pada puluhan pria di Manchester, Inggris.

Penyelidikan atas kasus rudapaksa Reynhard Sinaga pada 2017, menjadi yang terbesar dalam sejarah Inggris.

Salah satu korbannya bernama Daniel, menceritakan kronologi peristiwa rudapaksa yang dialaminya dalam film dokumenter BBC, Two Catching a Predator.

Perkosaan berantai yang dilakukan Reynhard Sinaga terungkap pada Juni 2017 saat korban yang tengah diperkosa terjaga dan langsung memukulnya.
Rudapaksa berantai yang dilakukan Reynhard Sinaga terungkap pada Juni 2017 saat korban yang tengah dirudapaksa terjaga dan langsung memukulnya. (Instagram via BBC Indonesia)

Baca juga: Korban Rudapaksa Mahasiswa Indonesia Reynhard Sinaga Buka Suara, Akui Sempat Tak Ingat Apapun

Baca juga: Kabar Terbaru Reynhard Sinaga: Hukuman Diperberat dan Korban Bertambah 23 Menjadi Total 206 Orang

Daniel memutuskan untuk berbicara kepada media untuk membantu korban lain yang mungkin ikut menjadi korban Sinaga atau pun mengalami rudapaksa serupa.

"Untuk mengatakan sebagai seorang pria saya telah dirudapaksa adalah hal yang sulit," kata Daniel, dikutip dari BBC.

"Itu membuatmu merasa sangat rentan,” tambahnya.

Daniel mengungkapkan saat kejadian, dia sedang keluar untuk merayakan ulang tahunnya di Manchester, Inggris, pada malam hari di tahun 2015 lalu.

Dia berpisah dengan pasangan dan teman-temannya ketika pergi sendirian ke toilet.

"Saya perlu ke toilet jadi saya pergi ke gang. Saya tidak ingat apa-apa setelah itu," katanya.

Daniel mengaku tidak mengingat apa pun dan mendapati dirinya bangun di sofa pada keesokan harinya, dengan pakaian lengkap di apartemen milik Sinaga.

"Lalu saya melihat kaki seseorang berjalan dan saya hanya membeku," ujar Daniel.

Saat Sinaga pergi, Daniel langsung bergegas berlari keluar meninggalkan apartemen yang terletak di Princess Street, Manchester, Inggris itu.

Pemikiran untuk melaporkan peristiwa itu ke polisi tidak pernah terlintas di pikiran Daniel.

Rasa ragu atas dirinya sendiri menjadi faktor utama keputusannya.

Terlebih lagi, dia bahkan tidak mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi di apartemen Sinaga itu.

Halaman
123
Tags:
rudapaksaReynhard SinagaPredator SeksualManchesterInggris
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved