Breaking News:

Terkini Internasional

Sempat Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Donald Trump Gugat Balik Mantan Kontestan The Apprentice

Pengadilan beri tenggat waktu bagi Donald Trump jika ingin membalas tuduhan mantan kontestan The Apprentice setelah pengacara keduanya saling tuduh.

YouTube/MSNBC
Summer Zervos, mantan kontestan acara reality show NBC, ‘The Apprentice’. Pengadilan beri tenggat waktu bagi Donald Trump jika ingin membalas tuduhan mantan kontestan The Apprentice setelah pengacara keduanya saling tuduh pada Senin (4/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Seorang hakim di pengadilan New York memberi mantan presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tenggat waktu hingga 23 Desember mendatang untuk menjalani interogasi atas tuduhan pencemaran nama baik pada Senin (4/10/2021).

Tuduhan tersebut diajukan oleh mantan kontestan acara reality show NBC, ‘The Apprentice’, yakni Summer Zervos, setelah Trump membantah tuduhan pelecehan seksual terhadapnya.

Dilansir dari Reuters, pengacara Donald Trump sudah berencana untuk membalas tuduhan Summer Zervos.

Presiden AS Donald Trump berbicara saat pengarahan harian tentang Virus Corona di Brady Briefing Room di Gedung Putih Washington, DC. pada 23 April 2020
Presiden AS Donald Trump berbicara saat pengarahan harian tentang Virus Corona di Brady Briefing Room di Gedung Putih Washington, DC. pada 23 April 2020 (AFP/MANDEL NGAN)

Baca juga: Sebut Biden Harus Minta Maaf, Donald Trump: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan adalah Penghinaan

Baca juga: Soal Bom Bunuh Diri di Kabul, Trump Caci Biden Sebut Telanjur Ambil Keputusan Paling Konyol

Hal itu diungkapkan hakim Jennifer Schecter dari pengadilan negara bagian New York, AS.

Menurut Schecter, Donald Trump harus bisa memperlihatkan alat bukti jika ingin membalas tuduhan Zervos.

Gugatan balik Trump didasarkan atas undang-undang negara bagian yang dirancang untuk mendorong kebebasan berpendapat, yakni anti-SLAPP.

Pengacara Trump harus menginformasikan tanggal penyerahan alat bukti kepada pengadilan sebelum 18 Oktober, atau pun memberi tahu alasan jika tidak menyetujui pemberlakuan tenggat waktu tersebut.

Schecter memutuskan hal itu setelah pengacara Trump dan pengacara Zervos saling menuduh lawan mereka mengulur-ulur waktu.

"Dia tidak bisa menunda kasus ini lebih lama lagi," kata pengacara Zervos, Moira Penza.

Zervos telah menggugat Trump pada Januari 2017.

Namun, kasus tersebut belum terselesaikan karena Trump berargumen saat masih di Gedung Putih, bahwa seorang presiden yang sedang menjabat tidak dapat digugat.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved