Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Kasus Subang, Yoris Ngaku Enggan Pakai Jasa Pengacara seperti Yosef: Buat Apa kalau Gak Salah?

Kasus pembunuhan Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat, kini menimbulkan konflik keluarga.

Kolase TribunJabar.id/Dwiky M dan YouTube Heri Susanto via TribunJabar.id
Foto kiri: Yosef memberi kesaksian pada Kapolres Subang AKBP Sumarni saat pertama kali menemukan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu dalam bagasi mobil di rumahnya, Desa Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat Rabu (18/8/2021). foto kanan: Yoris (34), anak sulung sekaligus kakak dari korban pembunuhan ibu dan anak di Subang saat ditemui pada Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus pembunuhan Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat, kini menimbulkan konflik keluarga.

Anak sulung Tuti, Yoris (34) dikabarkan tak harmonis dengan sang ayah, Yosef (55).

Baru-baru ini, Yoris mengungkap sindiran soal sang ayah yang menyewa jasa pengacara dalam kasus ini.

Yoris mengaku tak memerlukan seorang pengacara karena dirinya tak terlibat dalam pembunuhan ibu dan adiknya.

Yosef mengacungkan dua jempolnya ketika akan diperiksa di Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021).
Yosef mengacungkan dua jempolnya ketika akan diperiksa di Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021). (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Baca juga: Ditanyakan Penyidik dalam Kasus Subang, Pengacara Ungkap Status Pernikahan Yosef dan Istri Muda

Baca juga: Meski Tidak Akur, Yoris Kecewa karena Yosef Tak Hadir di Tahlilan Korban Kasus Pembunuhan Subang

Pembunuhan sadis itu berlangsung pada Rabu (18/8/2021) lalu.

Jasad Tuti dan Amalia ditemukan bertumpuk di dalam bagasi mobil Alphard yang terparkir di rumah korban di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat.

Ironisnya, jasad Amalia juga ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian.

"Ya, lagian buat apa (sewa pengacara) gitu, kita, kan, tidak salah, mending dipakai buat yang lebih bermanfaat, ini juga seperti uang tahlilan dari saya sama istri saja," ujar Yoris, dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (24/9/2021).

Yoris mengaku sempat diajak Yosef untuk menggunakan jasa pengacara selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Namun, tawaran Yosef itu ditolak mentah-mentah oleh Yoris.

"Jadi begini, waktu awal tuh saya dikejar-kejar diminta tanda tangan untuk menggunakan pengacara, tapi menurut saya itu memang tidak perlu, sih, kita sekarang hanya sebagai saksi saja," ucap Yoris.

Gelar Pengajian Lagi

Sementara itu, keluarga Tuti kembali menggelar pengajian rutin, Jumat (24/9/2021).

Menurut Yoris, pengajian itu digelar untuk mendoakan arwah ibu dan adiknya yang dibunuh secara sadis.

Pengajian rutin dilakukan setiap Jumat.

"Pengajian ini memang rutin. Ini merupakan inisiatif dari keluarga mamah saja, terus mendoakan juga," kata Yoris.

"Semoga saja bisa secepatnya diungkap sama polisi, kami terus menunggu kabar selanjutnya."

Baca juga: Kasus Pembunuhan di Subang, Tuti Tak Rela Istri Muda Yosef Pinjam Mobilnya, Bentuk Konflik?

Baca juga: Sumpah Serapah Tuti Sebelum Tewas Bersama Anaknya di Bagasi, Tak Rela Beri Ini pada Istri Muda Yosef

Sumpah Tuti Sebelum Tewas

Tuti (55) sempat menyatakan sumpah sebelum akhirnya ditemukan tewas bersama anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) di dalam bagasi mobil Alphard yang terparkir di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021).

Dilansir TribunWow.com, anak sulung Tuti, Yoris (34) menyebut ibunya sempat menyebut mobil Alphard-nya tak akan bisa berjalan apabila digunakan orang lain.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved