Virus Corona
Termasuk Gejala Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Ini 9 Penyebab Terjadinya Kehilangan Indra Penciuman
Kehilangan indera penciuman atau anosmia merupakan gejala ringan yang kerap dirasakan oleh pasien Covid-19.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Kehilangan indera penciuman atau anosmia merupakan gejala ringan yang kerap dirasakan oleh pasien Covid-19.
Tetapi tidak hanya Covid-19 yang bisa membuat seseorang mengalami anosmia, ada berbagai penyebab yang bisa mengakibatkan kehilangan indra penciuman.
Meski bukan gejala berat, anosmia bisa menjadi masalah serius karena kerap kali menyebabkan pasien Covid-19 kehilangan nafsu makan dan berpotensi terjadi kekurangan nutrisi.
Baca juga: Obat untuk Atasi Sejumlah Gejala Ringan Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Begini Cara Kerja Paracetamol
Baca juga: Waspada saat Isolasi Mandiri, Studi Ini Sebut Pasien Covid-19 Berat Berisiko Alami Autoimun
Padahal kecukupan nutrisi merupakan faktor penting untuk mencegah keparahan akibat Covid-19.
Gejala ini juga bisa menetap bahkan ketika pasien sudah melewati masa infeksi akut Covid-19 atau selesai menjalani isolasi mandiri.
Dilansir dari The Healthy, dikatakan jika aroma sangat penting untuk cara kita mengalami dunia, apakah itu bawang putih dalam saus yang mendidih di atas kompor, rumput segar yang dipotong, atau aroma lainnya.
Itu sebabnya anosmia, hilangnya indra penciuman, bisa menjadi pukulan besar.
Seperti pemadam kebakaran, koki, atau barista yang biasa meracik minuman.
Baca juga: Bukan Buah-buahan, Ini 6 Makanan yang Kaya Vitamin D untuk Isolasi Mandiri Covid-19
Berikut beberapa penyebab kehilangan indra penciuman atau anosmia:
1. Hidung Tersumbat
Ahli Saraf Integratif, Kulreet Chaudhary, MD yang merupakan penulis Sound Medicine: How to Use the Ancient Science of Sound to Heal the Body, menyebut jika penyebab paling umum anosmia bukanlah Covid-19.
"Penyebab paling umum adalah penyumbatan dan penyumbatan sinus karena akumulasi peradangan dan racun di dalam sinus," katanya.
"Penyebab pencernaan yang buruk berlipat ganda dan melibatkan stres berlebih, terlalu banyak bekerja, kebiasaan makan yang buruk, mikrobioma yang tidak seimbang, dan konsumsi makanan olahan yang berlebihan."
Jika hidung tersumbat dan kehilangan penciuman berikutnya bukan akibat pilek atau alergi, itu mungkin akibat masalah pencernaan atau stres.
Perawatan paling baik jika mengalami anosmia karena masalah ini adalah dengan meredakan akumulasi peradangan sinus.