Breaking News:

Virus Corona

Bisa Jaga Imun saat Isolasi Mandiri Covid-19, Kenali 6 Manfaat Qusthul Hindi bagi Kesehatan

Herbal qusthul hindi yang memiliki nama ilmiah saussurea lappa atau saussurea costus, telah lama digunakan sebagai obat tradisional

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Verywell/Anastasia Tretiak
Ilustrasi qusthul hindi. Qusthul hindi memiliki banyak manfaat dan bisa mengurangi gejala Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Herbal Qusthul Hindi yang memiliki nama ilmiah saussurea lappa atau saussurea costus, telah lama digunakan sebagai obat tradisional terutama di Tiongkok, Tibet, dan India. 

Tanaman herbal ini juga pernah diklaim sebagai obat Covid-19 dan hal itu telah dibantah oleh Satgas Covid-19

Dilansir dari Very Well Health, herbal ini diyakini memiliki efek anti-inflamasi, antimikroba, dan analgesik (penghilang rasa sakit) yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Baca juga: Studi Habbatussauda: Tingkatkan Imun saat Isolasi Mandiri, Dianggap Berpotensi sebagai Obat Covid-19

Baca juga: Waspada saat Isolasi Mandiri, Ini Kondisi Anak yang Rentan Alami Keparahan saat Terinfeksi Covid-19

 Qusthul Hindi juga telah ditunjukkan dalam penelitian tabung reaksi untuk menetralkan bakteri yang resistan terhadap banyak obat.

Itu termasuk Staphylococcus aureus (MRSA) yang resisten terhadap methicillin, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa.

Meski begitu, penelitian manusia untuk mendukung klaim ini dan klaim lainnya adalah kekurangan.

Selain itu tanaman tersebut juga mengandung senyawa aroma yang disebut terpene yang dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan dengan menekan enzim siklooksigenase (COX).

Ini adalah enzim yang sama yang ditargetkan oleh obat antiinflamasi nonsteroid seperti Advil (ibuprofen) dan Aleve (naproxen).

Berikut beberapa manfaat qusthul hindi bagi kesehatan:

1. Untuk kesehatan jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa qusthul hindi dapat meningkatkan kesehatan jantung, meskipun mekanisme aksi yang tepat masih belum diketahui.

Baca juga: Seusai Isolasi Mandiri Risiko Pasien Covid-19 Alami Penyakit Ginjal Meningkat? Simak Penjelasannya

Menurut sebuah studi tahun 2013 di Journal of Advanced Pharmaceutical Technology & Research, tikus dengan angina yang diinduksi secara kimia dilindungi dari cedera miokarditis atau peradangan di otot jantung jika diberikan ekstrak qusthul hindi oral selama 28 hari.

Sebuah studi serupa di Pakistan Journal of Pharmaceutical Science melaporkan bahwa kelinci yang diberi tiga dosis ekstrak qusthul hindi mengalami peningkatan aliran darah koroner dan penurunan denyut jantung dibandingkan dengan kelinci yang tidak diobati.

Efek ini mirip dengan yang terlihat pada kelinci yang diobati dengan obat-obatan farmasi digoksin dan diltiazem.

Seperti halnya penelitian pada hewan, temuan ini tidak dapat secara otomatis dianggap berlaku untuk manusia dan perlu dikonfirmasi pada penilitian terhadap manusia. 

2. Memperbaiki fungsi hati

Qusthul hindi diyakini dapat membantu dalam pengobatan sejumlah penyakit hati.

Hal itu didasarkan pada sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research.

Menurut para peneliti, tikus dengan hepatitis yang diinduksi secara kimia mengalami lebih sedikit kerusakan hati ketika diobati dengan ekstrak qusthul hindi.

Dibandingkan dengan tikus yang tidak diobati, mereka yang diberi qusthul hindi mengalami peradangan hati yang lebih sedikit dan enzim hati yang lebih baik.

3. Membantu sistem kekebalan tubuh

Hal ini ada kaitannya dengan efek anti-inflamasi dan antimikroba yang terkandung dalam qusthul hindi. 

Minyak esensial akar costus membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan menghilangkan bakteri, kuman jahat dan infeksi.

Hal ini juga membantu untuk asma, bronkitis dan batuk kronis.

Ini sedikit meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan kekuatan kontraksi dan amplitudo ventrikel.

Qusthul hindi juga dipercaya membantu meningkatkan proses penyembuhan dan mencegah kemungkinan infeksi.

4. Obat cacing

Qusthul hindi telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati infeksi cacing (nematoda).

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the Pakistan Medical Association pada tahun 1991 melaporkan bahwa dosis tunggal ekstrak qusthul hindi sama efektifnya dengan obat farmasi Combantrin (pyrantel pamoate) dalam mengobati 36 anak dengan infeksi cacing kremi usus.

Terlepas dari temuan positif, belum ada penelitian terbaru yang diterbitkan berikutnya untuk lebih mendukung penelitian ini.

5. Mengobati saluran pernapasan dan asma

Qusthul hindi dipercaya bisa membantu mengobati asma, bronkitis dan batuk kronis.

Beberapa hal tersebut merupakan gejala Covid-19, dan diduga hal itu yang dianggap banyak pihak bisa membantu pemulihan pasien Covid-19(Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Qusthul HindiTiongkokCovid-19Virus CoronaJantung
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved