Breaking News:

Terkini Daerah

Selingkuh Berujung Maut, Suami Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Lelaki Idaman Lain sang Istri

Kasus perselingkuhan berujung maut di sebuah parit Gaduk Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Editor: Mohamad Yoenus
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Pembunuhan. Kasus perselingkuhan berujung maut di sebuah parit Gaduk Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat 

TRIBUNWOW.COM - Kasus perselingkuhan berujung maut di sebuah parit Gaduk Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada 29 Juli 2021.

Terbaru, para pelaku menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan berencana tersebut di Mapolres Kubu Raya pada Jumat (17/9/2021).

Diketahui, otak pembunuhan ini adalah pria berinisial M, sedangkan korban adalah selingkuhan istrinya, Holil.

Bertempat di Mapolres Kubu Raya Satreskrim Polres Kubu Raya gelar 43 adegan rekontruksi Kasus pembunuhan korban Holil di parit Gaduk Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang
Bertempat di Mapolres Kubu Raya Satreskrim Polres Kubu Raya gelar 43 adegan rekontruksi Kasus pembunuhan korban Holil di parit Gaduk Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang (Polres Kubu Raya)

Baca juga: Hasil Investigasi CCTV, Polisi Buru Kendaraan yang Diduga Digunakan Pelaku Pembunuhan di Subang

Selain otak pelaku dan pembunuh bayaran, istri tersangka M juga hadir sebagai saksi.

Sebanyak 43 adegan terjadi dalam rekonstruksi tersebut.

"Hari ini kita mengelar rekontruksi kasus pembunuhan Di jalan Parit Gaduk Sungai Ambawang," terang Kasatreskrim Polres Kubu raya Akp jatmiko.

"Tujuan di gelarnya rekontruksi ini untuk mendapat gambaran yang jelas tentang terjadinya suatu tindak pidana tersebut."

"Dan untuk menguji kebenaran keterangan terdakwa ataupun saksi yang ada."

"Sehingga dapat diketahui benar tidaknya tersangka melakukan tindak pidana seperti yang tertuang dalam Berita Acara pemeriksaan."

“Dalam rekontruksi ini dilakukan 43 adegan dimana masing-masing tersangka mempunyai perannya mulai dari adanya chat, pertemuan perencanaan dan sampai melakukan pembunuhan."

"Ini kita gelar sesuai tentang rangkaian proses penyidikan tindak pidana sesuai skep kapolri tentang juklak dan juknis penyidikan,” tutup Jatmiko.

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Yoris Sempat Sakit: Izin Kapolres saat Diperiksa

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved