Terkini Daerah
Update Kasus Pedofilia di Sumsel, Korban Bertambah Jadi 26 Santri, Ada yang Sudah 10 Kali Dilecehkan
Terungkap fakta baru kasus pedofilia yang dilakukan oknum pengajar di pondok pesantren di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), JN (22).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Terungkap fakta baru kasus pedofilia yang dilakukan oknum pengajar di pondok pesantren di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), JN (22).
Diberitakan sebelumnya, JN dikabarkan melecehkan 12 santri laki-laki di pondok pesantren tempatnya bekerja.
Namun, kini jumlah korban bertambah menjadi 26 anak laki-laki.
Baca juga: Alami Kelainan Seksual sejak 2020, Guru Pesantren Cabuli 12 Santri Laki-laki, Begini Pengakuannya
Baca juga: Aksi Pedofilia Pengajar di Pesantren Sumsel Terungkap, 12 Santri Laki-laki Jadi Korban
Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes pol Hisar Siallagan mengatakan ada korban yang berkali-kali dilecehkan JN.
"Setelah kita mintai keterangan, tentunya dengan pendekatan persuasif kepada korban, diketahui bahwa dari 11 korban yang dilakukan sodomi oleh tersangka," terang Hisar, dikutip dari TribunSumsel.com, Kamis (16/9/2021).
"Ada yang mengalaminya sebanyak 1 kali, 2 kali, 6 kali bahkan ada yang 10 kali."
Hingga kini, penyidik masih membuka posko pengaduan untuk korban yang dilecehkan tersangka.
Kemungkinan jumlah korban masih terus bertambah.
Polisi juga akan berkoordinasi dengan psikolog untuk memeriksa kejiwaan tersangka.
"Pemeriksaan itu untuk mengetahui lebih mendalam terkait motif atau latar belakang perbuatan yang bersangkutan," jelasnya.
"Ke depan kita akan lihat kondisi anak ini, apabila memungkinkan akan dilakukan visum secara fisik."
Baca juga: 5 Tahun Dicabuli Ayah, Gadis di Bolmong Curhat Lamarannya Dibatalkan Pelaku: Saya Sangat Malu
Baca juga: Kakek 70 Tahun Cabuli Cucu Sahabatnya yang Masih di Bawah Umur, Aksinya Terbongkar karena Hal Ini
Pengakuan Tersangka
JN (22), guru pondok pesantren di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) mengakui telah mencabuli 12 santri laki-laki.
Dilansir TribunWow.com, ia bahkan mengakui nekat mencabuli belasan santri karena merasa penasaran.
Kepada polisi, JN mengaku memiliki kelainan seksual sejak 2020 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ren-di-ogan-ilir-diduga-lecehkan-belasan-sant.jpg)