Terkini Internasional
Terperangkap di Bawah Tanah sejak Agustus, 19 Penambang China Ditemukan Tewas
19 penambang batu bara di China ditemukan tewas setelah terperangkap di bawah tanah selama sebulan sejak Agustus karena runtuhnya atap tambang.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Rekarinta Vintoko
Baca juga: China Tanggapi Kekhawatiran Media Korea Selatan setelah Weibo Tangguhkan 21 Akun Penggemar KPop
Dia menambahkan, setelah lapisan atas diamankan, mereka kemudian akan mengeluarkan lumpur dan menyelamatkan para penambang.
Korban yang selamat mengatakan bahwa dia menyaksikan rekannya ditelan oleh lumpur yang membanjiri terowongan dengan cepat.
Tercatat lebih dari 900 orang, termasuk petugas pemadam kebakaran, staf medis dan polisi berada di lokasi untuk membantu upaya penyelamatan saat itu.
Diketahui, kecelakaan pertambangan sudah sering terjadi di China.
Industri itu memiliki catatan keselamatan yang buruk dan peraturan sering kali tidak ditegakkan dengan sebagaimana semestinya.
Pada Januari lalu, 11 di antara total 22 anggota kelompok penambang juga telah diselamatkan secara dramatis.
Keruntuhan tambang terjadi di provinsi Shandong di China timur.
Upaya penyelamatan memerlukan waktu dua minggu dan membiarkan mereka terperangkap ratusan meter di bawah tanah.
Selain itu, ledakan tambang emas juga telah menewaskan 10 orang pada Februari lalu di provinsi Shandong. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait China lain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/china-tambang-batu-bara.jpg)