Breaking News:

Virus Corona

Tips Isolasi Mandiri Covid-19: Jaga Kesehatan Mental dan Otak, Kenali Manfaat Omega 3 bagi Kesehatan

Gejala yang mungkin dialami pasien Covid-19 saat atau setelah masa isolasi mandiri adalah kabut otak. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Boldsky
Ilustrasi suplemen omega-3. Omega-3 juga dinilai bisa mengatasi kabut otak. 

Mereka berlimpah di membran sel sel otak, menjaga kesehatan membran sel dan memfasilitasi komunikasi antar sel otak.

Ketika hewan diberi makan makanan tanpa asam lemak omega-3, jumlah DHA di otak mereka berkurang, dan mereka cenderung mengalami defisit dalam pembelajaran dan memori.

Pada orang dewasa yang lebih tua, kadar DHA yang lebih rendah dalam darah telah dikaitkan dengan ukuran otak yang lebih kecil, tanda penuaan otak yang dipercepat (9).

Jelas, penting untuk memastikan mendapatkan cukup asam lemak omega-3 untuk menghindari beberapa efek merugikan pada fungsi dan perkembangan otak.

Terlebih depresi juga menjadi penyebab dari kabut otak pada pasien Covid-19.

Ada juga klaim bahwa minyak ikan dapat meningkatkan fungsi otak pada orang dengan masalah memori, seperti mereka yang menderita penyakit Alzheimer atau gangguan kognitif lainnya.

Penyakit Alzheimer adalah jenis demensia yang paling umum dan berdampak pada fungsi otak dan kualitas hidup pada jutaan orang dewasa lanjut usia.

Menemukan suplemen yang dapat meningkatkan fungsi otak pada populasi ini akan menjadi penemuan besar yang mengubah hidup.

Sayangnya, tinjauan penelitian tidak menemukan bukti kuat bahwa suplemen omega-3 seperti minyak ikan meningkatkan fungsi otak pada orang dengan penyakit Alzheimer.

Selain itu, omega-3 juga dinilai bisa berguna untuk kesehatan mental. 

Tinjauan studi klinis baru-baru ini menyimpulkan bahwa mengonsumsi suplemen minyak ikan meningkatkan gejala depresi pada orang dengan depresi, dengan efek yang sebanding dengan obat antidepresan.

Namun, perbaikan terbesar dalam gejala depresi tampaknya terjadi pada orang yang juga menggunakan antidepresan.

Selain itu, orang cenderung melihat efek yang lebih besar ketika suplemen minyak ikan mengandung dosis EPA yang lebih tinggi.

Masih belum jelas bagaimana EPA dan omega-3 meningkatkan gejala depresi.

Para peneliti telah menyarankan itu mungkin terkait dengan efeknya pada reseptor serotonin dan serotonin di otak.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
isolasi mandiriCovid-19Omega 3neurologisVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved