Breaking News:

Terkini Internasional

20 Tahun Tragedi 9/11, Joe Biden Ceritakan Kisah Haru Teman yang Kehilangan Putranya

Joe Biden menyampaikan pesan dalam video memperingati 20 tahun peristiwa 11 September agar AS bisa bangkit kembali pada.

YouTube/BBC News
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Joe Biden menyampaikan pesan dalam video memperingati 20 tahun peristiwa 11 September agar AS bisa bangkit kembali pada Sabtu (11/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Dalam video peringatan 20 tahun serangan teroris 11 September, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menyampaikan pesan agar negara bisa bangkit lebih kuat dari peristiwa itu.

Biden juga berjanji untuk selalu memburu teroris anti-Amerika sampai kapan pun.

Melalui rekaman video yang dipublikasikan di akun Twitter resmi Gedung Putih @WhiteHouse pada Sabtu (11/9/2021), Biden mengakui jika persatuan menjadi pelajaran paling utama dari tragedi 11 September.

Joe Biden menyampaikan pesan melalui video peringatan 20 tahun tragedi 9/11 pada Sabtu (11/9/2021).
Joe Biden menyampaikan pesan melalui video peringatan 20 tahun tragedi 9/11 pada Sabtu (11/9/2021). (Twitter/@WhiteHouse)

Baca juga: Sebut Biden Harus Minta Maaf, Donald Trump: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan adalah Penghinaan

Baca juga: Joe Biden Tepati Janji, Amerika Serikat Resmi Tarik Lebih dari 100 Ribu Pasukannya di Afghanistan

“Pada saat yang peling rentan, dengan adanya tarikan dan dorongan dari berbagai hal yang membuat kita (menjadi) manusia, dan pertempuran untuk Amerika, persatuan adalah kekuatan terbesar kita,” kata Joe Biden.

Tragedi 11 September 2001 menjadi peristiwa yang mengubah AS.

Dikaitkan dengan Al-Qaeda, pembajakan empat pesawat komersial dilakukan dengan dua di antaranya menghantam gedung World Trace Center (WTC), sementara satu lainnya menghancurkan Pentagon, dilansir dari situs History.

Sementara, pesawat terakhir jatuh di lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania.

Peristiwa yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden George W. Bush itu menewaskan 2.977 orang dan 19 korban lain sebagai pelaku penyerangan.

Korban luka dari serangan teror itu mencapai lebih dari 6 ribu orang.

Dalam videonya, Biden mengungkapkan pentingnya rasa saling percaya untuk membangun persatuan.

“Bersatu bukan berarti kita harus meyakini hal yang sama,” kata Joe Biden.

"Kita harus memiliki rasa hormat dan kepercayaan mendasar satu sama lain dan pada bangsa ini,” tambahnya.

Dalam video itu, Biden juga sempat menceritakan pengalaman seorang teman yang kehilangan putranya di Menara kembar WTC saat serangan teroris terjadi.

Isu terkait kebencian atas masyarakat Muslim di AS yang meningkat pasca peristiwa itu juga disinggung oleh Biden.

Dia mengungkapkan hal itu sebagai halangan dalam persatuan nasional dan menjadi sisi gelap sifat manusia yang seharusnya dapat diatasi oleh warga AS sendiri, melalui peningkatan rasa persatuan.

Baca juga: Soal Bom Bunuh Diri di Kabul, Trump Caci Biden Sebut Telanjur Ambil Keputusan Paling Konyol

Baca juga: Ledakan Dekat Bandara Kabul Tewaskan 60 Warga Afghanistan dan 13 Tentara AS, Joe Biden Bereaksi

Sementara itu, Biden diketahui akan mengunjungi tiga lokasi kejadian peristiwa 9/11 yaitu gedung WTC di New York, Shanksville di Pennsylvania, dan Pentagon, dilansir dari The Guardian pada Sabtu (11/9/2021).

Biden juga akan bergabung dengan Barack Obama di Ground Zero, New York.

Upacara peringatan kecil akan diadakan di seluruh AS dan jutaan orang diperkirakan akan menonton liputan terkait itu.

Biden dijadwalkan terbang ke New York pada Sabtu malam dan bergabung dengan upacara bersama Obama pada pukul 8.30 pagi waktu AS.

Awal bulan September lalu, Biden sempat memerintahkan departemen kehakiman untuk mendeklasifikasikan dan merilis dokumen terkait penyelidikan serangan 9/11.

Dia menjanjikan dokumen itu akan diterbitkan selama enam bulan mendatang. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita terkait Amerika Serikat lain

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved