Breaking News:

Terkini Daerah

Kematian Kakak Korban Pesugihan di Gowa Diusut, Sempat Dicekoki Air Garam, Babinsa: Wajahnya Lebam

Polisi tengah mengusut penyebab kematian kakak korban pesugihan oleh orangtuanya sendiri di Gowa, Sulawesi Selatan.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.
Seorang bocah perempuan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sunggiminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan kondisi mata tercungkil diduga menjadi korban pesuguhan oleh orangtuanya. Jumat, (3/9/2021). Terbaru, polisi kini tengah mengusut penyebab kematian kakak korban, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus dugaan penganiayaan terhadap bocah di Gowa Sulawesi Selatan yang diduga dijadikan tumbal pesugihan oleh orangtuanya, terus dikembangkan.

Kini, polisi tengah mengusut penyebab meninggalnya DS (22), kakak dari gadis belia berinisial AP (6) yang menjadi korban kekerasan.

Dilansir TribunWow.com, DS meninggal dunia sebelum adiknya, AP ditemukan dianiaya oleh ayah, ibu, paman, dan kakeknya sendiri.

Gadis belia berinisial AP (6) korban pesugihan oleh orangtuanya sendiri, kini kondisinya mulai membaik di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Selasa (7/9/2021).
Gadis belia berinisial AP (6) korban pesugihan oleh orangtuanya sendiri, kini kondisinya mulai membaik di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Selasa (7/9/2021). (TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID)

Baca juga: Kelanjutan Kasus Pesugihan di Gowa, Seorang Dukun Diperiksa Polisi, Saksi Bongkar Fakta Baru

Berdasarkan sejumlah kejanggalan, DS diduga kuat juga menjadi korban ritual sesat yang dilakukan oleh orangtuanya.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian DS.

"Kita masih melakukan pendalaman dan penyelidikan," ujar Boby dikutip TribunWow.com drai Tribun-Timur.com, Jumat (10/9/2021).

Selain itu, polisi akan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kematian DS.

Terbaru, bahkan ada saksi yang melihat kondisi DS penuh luka saat akan dimakamkan.

"Kita akan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui, apa penyebab kematian kakak korban," ujarnya.

Selain itu, DS disebut-sebut dibawa untuk berobat kepada dukun oleh orangtuanya.

Oleh karena itu, polisi bahkan bakal melakan tindakan autopsi terhadap jenzah DS.

Baca juga: Sempat Dicekoki Garam, Kematian Kakak Korban Ritual Pesugihan di Gowa Diselidiki, Ini Kata Polisi

Baca juga: Kasus Ilmu Hitam di Gowa, Polisi Periksa Dukun yang Biasa Didatangi Ibu yang Nyaris Tumbalkan Anak

Sempat Dicekoki Air Garam

Menurut keluarga korban, Bayu (27), diperoleh kabar bahwa DS diduga meninggal karena dicekoki air garam 2 liter.

"Ada informasi yang didapat bahwa seperti begitu. Iya informasi dari pihak keluarga," ujar Bayu dikutip TribunWow.com dari Tribun-Timur.com, Jumat (10/9/2021).

Namun, Bayu menyerahkan dugaan tersebut kepada pihak kepolisian agar menyelidiki penyebab pasti kematian DS.

Terkait praktik ilmu hitam yang dilakukan keluarga korban, Bayu mengaku baru mengetahui setelah kasus AP terungkap.

"Kalau dugaan seperti itu (pesugihan) kami serahkan kepada pihak kepolisian, biarkan mengembangkan kasus ini," ujarnya.

"Kalau praktik perdukunan saya baru tahu sesudah kejadian ini," ujarnya.

Baca juga: Nyaris Buta karena Dijadikan Tumbal oleh Orangtuanya, Bocah di Gowa Sudah Mulai Berani Lakukan Ini

Kesaksian Babinsa

Di sisi lain, Babinsa Keluarahan Gantarang 1409-04, Koramil Tinggimoncong, Serda Murdani, memberikan sedikit kesaksiannya terkait kematian DS.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved