Virus Corona
Berpotensi Cegah Badai Sitokin, Ini 11 Makanan Mengandung Probiotik untuk Isolasi Mandiri Covid-19
Probiotik merupakan bakteri baik yang terkandung di sejumlah makanan, yang berfungsi memelihara daya tahan tubuh.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Makan yogurt dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan tulang. Ini juga bermanfaat bagi orang dengan tekanan darah tinggi.
Pada anak-anak, yogurt dapat membantu mengurangi diare yang disebabkan oleh antibiotik.
Bahkan dapat membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS).
Selain itu, yogurt mungkin cocok untuk orang dengan intoleransi laktosa.
Ini karena bakteri mengubah sebagian laktosa menjadi asam laktat, yang juga menyebabkan yogurt terasa asam.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua yogurt mengandung probiotik hidup.
Dalam beberapa kasus, bakteri hidup telah terbunuh selama pemrosesan.
2. Kefir
Kefir adalah minuman susu probiotik yang difermentasi, yang dibuat dengan menambahkan biji kefir ke susu sapi atau kambing.
Biji-bijian kefir bukanlah biji-bijian sereal, melainkan kultur bakteri asam laktat dan ragi yang terlihat seperti kembang kol.
Mengonsumsi kefir dapat meningkatkan kesehatan tulang, membantu beberapa masalah pencernaan dan melindungi dari infeksi.
Meskipun yogurt mungkin merupakan makanan probiotik paling terkenal dalam diet Barat, kefir sebenarnya adalah sumber yang lebih baik.
Kefir mengandung beberapa strain utama bakteri dan ragi ramah, menjadikannya probiotik yang beragam dan kuat.
4. Tempe
Tempe merupakan produk fermentasi kedelai.