Virus Corona
Cium Bau Ban Terbakar pada Makanan, Kenali Gejala Parosmia setelah Isolasi Mandiri Covid-19
Parosmia ditandai dengan mencium aroma berbeda dari seharusnya, seperti mencium bau ban terbakar atau bau busuk ketika menghirup aroma makanan.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sisanya 50,7 persen mengatakan parosmia mereka berlangsung lebih dari 3 bulan.
Kemudian, sebuah studi terbaru pada Mei 2021 menemukan bahwa peserta melaporkan parosmia yang berlangsung antara 9 hari dan 6 bulan.
Tetapi durasi rata-rata parosmia pada penyintas Covid-19 adalah 3 hingga 4 bulan.
Sama seperti gejala anosmia pada pasien Covid-19, gejala parosmia juga belum bisa dipahami dengan baik.
Terlebih terkait waktu pemulihan yang beragam dan beberapa bisa lebih dari enam bulan.
Sementara beberapa masalah dengan indera penciuman bisa jadi dari efek peradangan di atap hidung, itu tidak menjelaskan masalah yang lebih persisten dan berlama-lama dengan bau seperti parosmia.
Ada kemungkinan infeksi Virus Corona merusak reseptor dan saraf yang terlibat dengan indera penciuman kita.
Meskipun kerusakan ini sering kali dapat diperbaiki dari waktu ke waktu, hal itu dapat menyebabkan beberapa gangguan dalam cara kita merasakan bau.
Diperkirakan manusia memiliki 350 jenis reseptor bau dan otak mengidentifikasi bau individu berdasarkan kombinasi sinyal yang berbeda dari reseptor ini.
Perbaikan sistem yang kompleks ini dapat terjadi dalam proses coba-coba, yang dapat menghasilkan indera penciuman yang terdistorsi. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-anosmia.jpg)