Virus Corona
Bisa Terjadi seusai Isolasi Mandiri Covid-19, Kenali Hal yang Meningkatkan Risiko Pembekuan Darah
Covid-19 diketahui bisa menyebabkan pembekuan darah dan biasanya terjadi ketika telah sembuh dari Covid-19 atau selesai masa isolasi mandiri.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
Selain karena Covid-19, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah pada pasien Covid-19, misalnya:
1. Tidak banyak bergerak yang bisa berhubungan dengan cedera.
2. Menjalani operasi atau berada di rumah sakit untuk waktu yang lama.
3. Kerusakan pada pembuluh darah karena cedera.
4. Mengambil beberapa obat seperti pil KB.
5. Kecenderungan pembekuan darah yang diwariskan.
6. Kanker.
7. Kehamilan.
8. Berusia di atas 60 tahun.
9. Kegemukan atau obesitas.
Sebagian besar risikonya adalah karena aliran darah melambat ketika tidak dapat bergerak, terlebih tidak bisa bergerak secara total.
Cedera juga menyebabkan reaksi dalam darah yang meningkatkan risiko pembekuan.
Susunan genetik darah, serta penyakit, juga dapat membuat pembekuan lebih mungkin terjadi.
Pasien yang dirawat di rumah sakit dengan infeksi Covid berisiko tinggi mengalami pembekuan darah.
Mereka mungkin dirawat dengan pengencer darah saat mereka berada di rumah sakit, dan beberapa untuk waktu yang singkat setelahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-pembekuan-darah.jpg)