Breaking News:

Virus Corona

Bantu Lawan Badai Sitokin, Konsumsi Omega-3 saat Isolasi Mandiri Covid-19 Juga Banyak Manfaat

Studi awal di Amerika Serikat menunjukkan kaitan positif antara omega-3 dan badai sitokin.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
Stylecraze
Ilustrasi asam lemak omega-3. Omega-3 telah dikaitkan dengan risiko keparahan pada pasien Covid-19. 

Penelitian ini dipublikasi pada 19 April di jurnal BMJ Nutrition, Prevention and Health.

"Ini menarik karena ini adalah beberapa data skala besar pertama yang tersedia tentang penggunaan suplemen dan risiko Covid-19 dan memberikan titik awal yang baik untuk penelitian lebih lanjut. , kata Cristina Menni, PhD, seorang peneliti di Kings College London, Inggris, dikutip dari Everyday Health.

Dalam penelitiannya mereka melakukan observasi data termasuk laporan diri dari 45.757 orang Amerika antara Mei hingga Juni 2020.

Hasilnya, orang yang mengonsumsi omega-3 dikatakan memiliki penurunan risiko sebesar 21 persen.

Itu lebih tinggi dibanding probiotik dan berbeda 3 persen dibanding penurunan risiko orang yang rutin mengonsumsi vitamin D. 

“Ini mungkin studi terbesar hingga saat ini yang melihat Covid-19 dan penggunaan suplemen dalam kehidupan nyata.”

Penelitian ini merupakan studi observasional dan bukan uji klinis.

Sehingga mereka tidak dapat membuat rekomendasi yang kuat berdasarkan data yang telah dimilikinya. 

Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, tuna segar, trout, sarden, dan herring merupakan jenis ikan yang kaya dengan omega-3.

Asam lemak omega 3 juga bisa didapat dari sumber makanan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.

Daftar manfaat yang ditawarkan nutrisi penting ini juga beragam.

Selain memiliki sifat anti-inflamasi, omega-3 juga memiliki efek anti-pembekuan darah yang juga bisa terjadi pada pasien Covid-19.

Efek anti-pembekuan darahnya juga sekaligus membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Selama ini omega-3 dikenal baik untuk pertumbuhan otak terutama pada anak-anak dan ibu hamil.

Sebenarnya, omega-3 juga bisa membantu menjaga mobilitas sendi, produksi hormon, fungsi genetik, dan kesehatan mata.

Pada perkembangan bayi ini juga bagus untuk otak, kekebalan, dan sistem saraf. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya

Tags:
Badai SitokinOmega 3isolasi mandiriCovidAmerika Serikat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved