Breaking News:

Virus Corona

Ungkit Kasus Kafe di Jakarta Ramai saat Covid-19, Luhut Kutip Pesan Jokowi saat Rapat

Saat mengabarkan update perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia, Luhut mengungkit soal kasus keramaian yang terjadi di sebuah kafe di Jakarta.

YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam LIVE: Konferensi Pers PPKM, 6 September 2021. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa penanganan Covid-19 di Indonesia terus mengalami perbaikan.

Namun ia juga menyatakan ada sejumlah pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Luhut kemudian mengutip pesan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) seusai menyoroti pelanggaran-pelanggaran prokes tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS - PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 13 September, Ada Beberapa Aturan yang Diubah

Baca juga: Luhut Umumkan Wisata Boleh Buka hingga Durasi Dine In Makin Lama: Bisa Dilakukan 7-13 September

Pengumuman itu disampaikan Luhut dalam Konferensi Pers Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (6/9/2021).

Awalnya Luhut menjelaskan bahwa kota dan kabupaten yang berada di level 4 telah mengalami penurunan dari yang tadinya 24 kota/kabupaten menjadi 11.

Kendati demikian Luhut menegaskan hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dirayakan.

"Kelengahan sekecil apapun yang kita lakukan ujungnya akan terjadi peningkatan kasus dalam beberapa minggu ke depan," terang Luhut.

"Ini adalah sesuatu yang harus kita hindari," lanjutnya.

Kemudian Luhut menyoroti sebuah kasus keramaian yang terjadi di kafe tertentu di daerah Ibu Kota.

"Seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu di restoran kafe di wilayah Jakarta yang tidak patuh pada protokol kesehatan hingga pada akhirnya harus dilakukan tindakan penutupan selama tiga hari ke depan," terang Luhut tanpa mengungkap nama kafe tersebut.

Ia lalu mengungkit juga masih banyak restoran yang belum mengimplementasikan aplikasi Peduli Lindungi.

Selanjutnya Luhut mengutip sebuah pesan dari Presiden Jokowi untuk bersiap hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Bapak presiden dalam rapat kabinet terbatas tadi siang menekankan bahwa Covid-19 tidak akan hilang dalam waktu yang singkat," kata Luhut.

Luhut menambahkan, pemerintah akan mendahulukan langkah persuasif jika menemukan pelanggaran prokes sebelum mengambil tindakan represif.

Baca juga: Fakta Viral Kerumunan Holywings Kemang, Langgar PPKM dan Abai Prokes, Ini Sanksi yang Diberikan

Kasus Kafe Holywings Kemang

Sementara itu, baru-baru ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menyegel kafe Holywings Kemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Minggu (6/9/2021) malam.

Penyegelan Holywings dilakukan setelah terjadi pelanggaran protokol kesehatan di tempat itu pada Minggu (5/9/2021) dini hari.

Sebelumnya, Holywings Kafe digerebek polisi, tepatnya pada Minggu dini hari kemarin. Polisi melakukan razia dalam rangka pengawasan bar dan kafe di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Saat razia tersebut, polisi menemukan kerumunan pengunjung di Holywings.

Kafe Holywings Kemang kini disegel selama 3x24 jam.

Simak videonya:

(TribunWow.com/Anung)

Berita lain terkait Covid

Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Satpol PP Tutup Kafe Holywings Kemang 3x24 Jam Setelah Terjadi Kerumunan"

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved