Breaking News:

Virus Corona

Sebaiknya Tidak Isolasi Mandiri, Ini Alasan Mengapa Lansia Rentan Sakit Parah saat Terpapar Covid-19

Orang lanjut usia (lansia) menjadi salah satu faktor risiko tinggi mengalami keparahan pada pasien Covid-19. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
VAKSINASI NAKES LANSIA - Salah satu nakes lansia di RS Husada Utama saat mengikuti vaksinasi, Senin (8/2/2021). Lansia menjadi risiko tinggi mengalami keparahan akibat Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Orang lanjut usia (lansia) menjadi salah satu faktor risiko tinggi mengalami keparahan pada pasien Covid-19. 

Untuk itu, meski lansia merasa sehat, sebaiknya tidak menjalani isolasi mandiri dan memilih menjalani isolasi terpusat. 

Dilansir dari VOX Media, dijelaskan jika seiring bertambahnya usia, sistem yang digunakan tubuh untuk melawan penyakit semakin berkurang.

Baca juga: Waspada saat Isolasi Mandiri, Ini Berbagai Organ yang Bisa Terdampak oleh Infeksi Covid-19

Baca juga: Jadi Efek Samping Langka Vaksin, Risiko Pembekuan Darah Lebih Tinggi jika Terinfeksi Covid-19

Tidak hanya tubuh lebih sulit melawan infeksi baru seperti Covid-19, lansia juga lebih mungkin menderita penyakit kronis yang membuat sistem kekebalan lebih lemah.

Padahal pemulihan Covid-19 sangat bergantung dari sistem kekebalan tubuh. 

Jumlah sel darah putih pada lansia juga bisa menurun, padahal, sel darah putih itu yang bertugas menemukan dan membantu menghilangkan infeksi.

Sel-sel juga menjadi kurang mahir dalam mengidentifikasi patogen baru untuk dilawan.

Dalam kasus Covid-19, virus juga dapat merusak sel-sel kekebalan tubuh yang seharusnya dapat mengatasi virus tersebut.

“Fungsi kekebalan tidak sekuat pada orang yang lebih muda,” kata Sean Leng, seorang ahli geriatri dan profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins.

“Studi selama bertahun-tahun telah menunjukkan bahwa pada kebanyakan orang, fungsi kekebalan tubuh mereka cukup baik di usia 60-an, atau bahkan di usia 70-an. Fungsi kekebalan tubuh turun lebih cepat setelah usia 75 atau 80 tahun.”

Baca juga: Bukan Hanya Kerusakan Organ, Stres saat Isolasi Mandiri Covid-19 Juga Sebabkan Gejala Berkepanjangan

Badai Sitokin

Selain itu, dijelaskan lansia memiliki risiko tinggi untuk mengalami badai sitokin. 

Kondisi di mana respon imun berlebihan dan justru bisa menyerang sel tubuh dan merusak organ. 

Selama badai, sitokin ini diproduksi secara berlebihan, yang menyebabkan peradangan parah, demam tinggi, dan kegagalan organ.

Bukan hanya respons yang lamban terhadap infeksi yang dapat membahayakan orang dewasa yang lebih tua; reaksi berlebihan sistem kekebalan terhadap penyerang juga dapat membunuh, kata Leng.

Halaman
123
Tags:
Covidisolasi mandiriLansiaCorona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved