Breaking News:

Terkini Nasional

Pria Korban Pelecehan Rekan Kerja Kecewa dengan Sikap KPI, Kuasa Hukum: Kami Minta KPI Serius

Kuasa hukum MS menceritakan bagaiamana perasaan kliennya yang kini tentang kasus dugaan pelecehan seskual yang menimpa yang bersangkutan.

Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Gedung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang berlokasi di Jalan. Ir. H Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021). MS selaku korban kasus dugaan pelecehan seksual oleh rekan kerja sekantornya diketahui mengaku kecewa akan sikap KPI dalam menangani kasusnya. 

TRIBUNWOW.COM - Terjadi sejak beberapa tahun yang lalu, kasus pelecehan seksual di lingkungan kerja kantor pusat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baru viral sekarang seusai korban yakni MS berani bercerita tentang kasusnya di media sosial (medsos).

Korban diketahui memutuskan untuk bersuara setelah dirinya merasa tidak mendapat keadilan saat mengadu ke atasannya dan pihak kepolisian.

Kini KPI memberikan atensi khusus terhadap kasus ini, korban justru merasa kecewa akan sikap instansi tempatnya bekerja tersebut.

Baca juga: Reza Indragiri Sebut Terduga Korban Pelecehan di KPI Pusat Bisa Alami Trauma Ganda, Ini Dampaknya

Baca juga: Bagian Sensitif Pegawai KPI Dicoret Rekan Kerja, Polisi: Para Terlapor Langsung Memegang Badan

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum korban, Rony E Hutahaean.

"Berdasarkan keterangan klien kami, beliau memang kecewa karena sampai sekarang tidak ada sanksi," kata Rony kepada awak media saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).

Rony menjelaskan sikap KPI saat insiden terjadi beberapa tahun lalu, MS sudah melaporkannya kepada pimpinan KPI.

Namun, laporan MS hanya disikapi dengan pemindahan ruang kerja.

Rony menjelaskan, keputusan KPI saat itu tidak menyelesaikan masalah yang menimpa MS.

"Terbukti ini menjadi viral dan keluh kesah dia diberitakan kepada lembaga yang lain atau pemerintah juga disampaikan," katanya.

Rony juga menitipkan pesan kepada KPI yang ingin melakukan pemeriksaan secara internal.

Ia ingin agar MS didampingi ketika dipanggil oleh internal KPI.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved