Breaking News:

Terkini Nasional

Bagian Sensitif Pegawai KPI Dicoret Rekan Kerja, Polisi: Para Terlapor Langsung Memegang Badan

Pihak kepolisian mengonfirmasi pelecehan seksual sejenis yang dialami oleh MS adalah benar adanya.

Rizki Sandi Saputra
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan soal kasus pelecehan seksual sesama jenis yang dialami oleh pegawai KPI Pusat, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Seusai curhatnya mengalami pelecehan seksual sejenis di kantor viral di media sosial (medsos), MS selaku pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah membuat laporan ke polisi, Rabu (1/9/2021) malam.

Lewat medsos, MS mengaku bagian sensitifnya dicoret-coret oleh para pelaku.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelecehan yang dialami oleh MS memang benar-benar terjadi.

Baca juga: Korban Kasus Dugaan Pelecehan di KPI Pernah 2 Kali Lapor Polisi, Pengacara Bongkar Tanggapan Aparat

Baca juga: Fakta Viral Pegawai KPI Ngaku Dilecehkan dan Dibully Rekan Kerja, Terduga Pelaku Bakal Dinonaktifkan

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam acara Kabar Petang tvOne, Kamis (3/9/2021).

Yusri menjelaskan, pelecehan yang menimpa korban terjadi pada 22 Oktober 2015 silam.

Pelecehan itu menimpa MS di Kantor KPI Pusat, Gambir, Jakarta Pusat.

Yusri mengatakan, saat sedang bekerja, MS tiba-tiba dihampiri oleh lima pelaku.

Kelima pelaku itu adalah RM, FP, RT, EO, dan CL.

"Dia melaporkan memang pada saat itu dia sedang bekerja di ruang kerja," ujar Yusri.

"Kelima terlapor tersebut pada saat itu masuk ke ruang kerja, pelapor kemudian tiba-tiba para terlapor langsung memegang badan."

"Kemudian melakukan hal yang tidak senonoh dengan mencoret-coret," sambungnya.

Tindakan pelecehan ini yang kemudian dilaporkan oleh MS.

Yusri juga mengklarifikasi bahwa korban sebelumnya belum pernah melapor ke Polsek Gambir.

"Dan mengakui dia tidak pernah melapor," kata dia.

"Baru tadi malam."

"Kalau kejadian memang ada, perbuatan itu ada," lanjutnya.

Yusri melanjutkan, sebelum melapor ke polisi, MS sudah lebih dulu didatangi oleh Penyidik Polres Metro Jakpus.

"Itu yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat, itu pun secara kooperatif karena sudah ramai di media sosial," kata dia.

Seusai didatangi, MS baru datang ke kantor Polres Metro Jakpus untuk membuat laporan didampingi Komisioner KPI.

"Sekarang laporan sudah kita terima, keterangan awal sudah kita ambil," kata Yusri.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved