Breaking News:

Virus Corona

Bisa Jadi Masalah Kesehatan Serius Covid-19, Pahami Gejala Nyeri Dada saat Isolasi Mandisi

Satu di antara gejala serius yang menyerang pasien Covid-19 ialah nyeri dada. Tetapi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan nyeri dada

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Indian Express
Ilustrasi wanita alami nyeri dada. Stres dan serangan panik juga bisa menyebabkan pasien Covid-19 mengalami nyeri dada. 

Pada pasien Covid-19, rata-rata nyeri dada berlangsung selama tiga hari pada semua kelompok umur, tetapi biasanya pada orang yang lebih tua bisa cenderung lebih lama.

Dalam data di aplikasi ZOE, tercatat jika 28 persen orang dewasa mengalami nyeri dada, dan risiko lebih kecil terjadi pada anak-anak yaitu sekitar 10 persen.

Hampir seluruhnya melaporkan mengalami nyeri dada bersama gejala lainnya yang lebih umum. 

Hanya 2 persen pasien Covid-19 melaporkan nyeri dada sebagai satu-satunya gejala mereka.

Dalam Pusat Layanan Kesehatan di Inggris (National Health Service/NHS) disebutkan jika nyeri dada menjadi salah satu gejala yang bisa menetap ketika pemulihan Covid-19

Selain itu, ada beberapa tanda jika perlu menghubungi dokter atau ke rumah sakit ketika mengalami nyeri dada, yaitu:

1. Nyeri dada mendadak yang berlangsung lebih dari 15 menit,

2. Nyeri dada tiba-tiba yang berhubungan dengan mual atau muntah, berkeringat, atau sesak napas,

3. Nyeri dada tiba-tiba yang berhubungan dengan hilangnya kesadaran.

4. Nyeri dada yang bersamaan dengan kebingungan atau sesak napas. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Covid-19isolasi mandiriNyeri DadaBatukParu-paru
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved