Kasus Korupsi
Sukacita Warga Banjarnegara Bupati Budhi Sarwono Ditangkap KPK, Cukur Gundul hingga Syukuran 7 Hari
Ditetapkannya Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK disambut suka cita oleh warga.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
Diperkirakan, Budhi menerima uang senilai Rp 2,1 miliar untuk sejumlah proyek.
Warga Pasang Spanduk Sukacita
Aksi suka cita ternyata tidak diungkapkan warga melalui cukur gundul saja.
Seusai Budhi ditetapkan sebagai tersangka, muncul sejumlah sepanduk yang menyentil kasus korupsi yang menjerat sang bupati.
Aksi tersebut diinisiasi oleh Forum Jasa Konstruksi (Forjasi), Sabtu (4/9/2021).
"Selamat jalan bupatiku. Semoga tidak kembali lagi ke Banjarnegara."
"Terimakasih KPK telah menyelamatkan Banjarnegara."
"Kemenangan Satriya-satriya pinjunjul Banjarnegara."
Bupati Ngotot Tak Lakukan Korupsi
Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Budhi seolah ngotot dan membantah dirinya telah melakukan tindak korupsi.
Bagkan, ia dengan lantang menantang KPK untuk membuktikannya.
"Saya tadi diduga menerima uang Rp 2,1 miliar, mohon untuk ditunjukkan yang memberi siapa? Kepada siapa? Silakan ditunjukkan," terang Budhi saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2021).
Budhi membantah meminta fee dari pemborong proyek di wilayahnya.
Ia merasa sudah bekerja keras demi memajukan Banjarnegara.
"Saya tidak pernah menerima sama sekali. Tolong ditunjukkan yang memberi siapa," terang Budhi.
Baca juga: Bupati Banjarnegara Jadi Tersangka Korupsi, Warga Pasang Spanduk: Selamat Jalan, Semoga Tak Kembali