Breaking News:

Virus Corona

Dinilai Punya Potensi Jadi Obat Herbal Covid-19, Ini Khasiat Tanaman Pegagan bagi Kesehatan

Sejumlah mahasiswa UGM meneliti potensi tanaman pegagan atau yang memiliki nama latin  Centella asiatica sebagai obat Covid-19. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Pemkomedan.go.id
Ilustrasi daun pegagan. Sejumlah mahasiswa UGM meneliti potensi tanaman pegagan atau yang memiliki nama latin  Centella asiatica sebagai obat Covid-19.  

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah mahasiwa Universitas Gajah Mada (UGM) meneliti potensi tanaman pegagan atau yang memiliki nama latin  Centella asiatica sebagai obat Covid-19

Hal itu didasari sebuah fakta penelitian yang menyebut daun pegagan memiliki kandungan antivirus. 

Penelitian dilakukan oleh empat Mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang beranggotakan Anisa Diana Nastiti, Hasna Fatin Affifah, Eliza Falahatul Islami, dan Hikma Salsabila Yusuf. 

Baca juga: Sakit Kepala Terus-menerus saat Isolasi Mandiri Covid-19, Ini Penyebab dan Cara Meredakannya

Baca juga: Perubahan Musim Bikin Rentan Sakit, Pahami Perbedaan Gejala Flu Musiman dengan Infeksi Covid-19

Mereka meneliti potensi senyawa golongan flavonoid dan terpenoid dari pegagan sebagai agen penghambat SARS-CoV-2 secara in silico. 

“Kami menguji kandungan flavonoid dan terpenoid pada tanaman pegagan menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan uji tabung." kata Anisa Diana Nastiti yang merupakan salah satu peneltitu,  Jumat (3/9/2021) dikutip dari situs UGM.

"Setelah itu, kami melakukan uji in silico  menggunakan metode penambatan molekuler (molecular docking)."

"Molecular docking  adalah teknik pemodelan molekul yang menambatkan dua atau lebih struktur molekuler untuk mengidentifikasi interaksi antara protein (enzim) dengan molekul kecil (ligan).” 

Menurut Anisa, kandungan di dalam pegagan yaitu senyawa pada pegagan seperti kuersetin, rutin, luteolin, kuersetin, naringin, madekasosida, stigmasterol, asam madekasik, asam asiatik, dan asam klorogenat, telah terbukti memiliki senyawa antivirus. 

Lebih lanjur, dia menyampaikan jika protein yang digunakan adalah MPro (Main Protease), PLPro (Papain like protease), dan helikase yang berperan penting dalam replikasi dan transkripsi virus SARS CoV-2.

Sementara itu, ligan yang diteliti adalah sepuluh senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid dan tiga senyawa golongan flavonoid dari tanaman pegagan.

Baca juga: Varian Delta Jadi Alasan Pasien Covid-19 yang Isoman Diimbau Beralih ke Tempat Isolasi Terpusat

Senyawa yang digunakan adalah senyawa yang diprediksi memiliki bioaktivitas antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan.

Dilansir TribunWow.com dari situs Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian, tanaman pegagan disebutkan merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di Indonesia. 

Di Indonesia tanaman tersebut juga banyak dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan. 

Adapun, beberapa manfaat kesehatan tanaman pegagan adalah:

1. Mempercepat penyembuhan luka

Halaman 1/2
Tags:
Covid-19Virus Coronatanaman herbal
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved