Breaking News:

Virus Corona

Waspada saat Isoman, Ini Faktor Risiko Pasien Covid-19 Alami Masalah Paru-paru Selain Komorbid

Infeksi Covid-19, meski dapat menyerang organ lain masih dikategorikan sebagai penyakit saluran napas dan menyebabkan masalah paru-paru

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
fremalaysiatoday.com
Larangan merokok. Perokok menjadi salah satu faktor risiko mengalami masalah paru-paru jika terinfeksi Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Infeksi Covid-19 meski dapat menyerang organ lain, masih dikategorikan sebagai penyakit saluran napas dan utamanya adalah berpotensi menyebabkan masalah pada paru-paru.

Sebagian besar pasien Covid-19 akan mengalami gejala ringan, tetapi pada beberapa kelompok, memiliki risiko tinggi untuk mengalami masalah paru-paru. 

"Jadi Covid-19 itu pada umumnya menginfeksi paru-paru, karena dia sifatnya infeksi dari udara masuk ke paru-paru, paru-paru merupakan organ yang biasanya pertama kali terinfeksi," ujar Spesialis Pulmonologi dan Respirasi, dr. Edward Pandu Wiriansya, dalam Youtube Tribunnews, Selasa (14/8/2021).

Karena itu gejala yang paling umum dirasakan merupakan keluhan yang berkaitan dengan paru-paru seperti batuk terus menerus dan sesak napas. 

Meski bisa menyerang organ lain di dalam tubuh, dia menjelaskan jika paru-paru lebih rentan terserang karena transmisi virusnya melalui udara. 

"Paru sangat gampang benda asing masuk, karena terhubung oleh dunia luar," ujarnya. 

Dia menjelaskan jika setiap orang yang terinfeksi Covid-19 bisa memiliki peluang mengalami masalah pada paru-parunya. 

Terutama jika pasien Covid-19 tersebut tidak memiliki daya tahan tubuh yang cukup bagus. 

Baca juga: Setelah Habbatussauda, Kini Ilmuwan Brazil Teliti Racun Ular untuk Obat Covid-19, Apa Dasarnya?

Baca juga: Masuk Kelompok yang Diperhatikan WHO, Covid-19 Varian B1621 Diberi Nama Mu, Berikut Faktanya

 Misalnya seperti anak-anak dan orang tua yang memiliki imun seperti orang dewasa biasanya. 

Bahkan orang dewasa sehat yang terinfeksi Covid-19 juga berpeluang mengalami infeksi paru-paru jika sistem imunnya sedang turun. 

"Sistem imun yang mulai turun ya, jadi pertahanan paru sudah mulai goyang ceritanya, sehingga gampang terinfeksi," jelasnya. 

Selain sistem imun, menurutnya hal itu juga dipengaruhi oleh jumlah virus dan kesehatan paru-paru pada pasien. 

Terlebih jika pasien mengalami komorbid yang menyangkut masalah paru atau komorbid lain seperti obesitas, diabetes militus dan hipertensi. 

Baca juga: Cegah Penyumbatan Pembuluh Darah pada Pasien Covid-19, Coba Konsumsi Makanan Ini saat Isoman

Tetapi dia juga menjelaskan adanya faktor risiko lain, selain usia dan komorbid yang telah banyak diketahui secara umum. 

Orang dengan malnutrisi dan perokok, disebutkan rentan mengalami masalah paru-paru ketika terinfeksi Covid-19

"Karena dengan merokok membuat kemampuan paru-paru untuk mempertahankan dirinya terhadap benda asing itu jadi menurun," jelasnya. 

Kemudian nutrisi juga disebut berpengaruh karena ketika terjadi malnutrisi, kemampuan tubuh dalam melawan virus jadi menurun. 

Baik malnutrisi dengan gizi kurang atau gizi yang berlebih seperti obesitas. 

"Itu menyebabkan begitu gampangnya mereka-mereka ini terinfeksi bakteri atau virus, jadi memang relatif berisiko tinggi untuk orang-orang seperti ini," ujarnya. 

Nutrisi yang berkaitan dengan paru-paru, khususnya yaitu protein yang perlu dicukupi selama menjalani isolasi mandiri

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved