Breaking News:

Kabar Ibu Kota

Sebut Interpelasi Formula E Berindikasi Jegal Anies Baswedan, Rocky Gerung: Interupsi Elektabilitas

Pengamat politik Rocky Gerung menilai ada agenda lain di balik pengajuan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Manager Online Wartakotalive.com Suprapto, saat wawancara eklusif di Kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2021). Rocky Gerung sebut ada upaya untuk menjegal Anies dalam rencana pengajuan hak interpelasi soal Formula E. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menilai ada agenda lain di balik pengajuan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Formula E.

Menurut Rocky, pengajuan oleh Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berkaitan dengan elektabilitas Anies.

Ia menyebut bahwa upaya ini merupakan usaha untuk menurunkan pamor Anies di Pilpres 2024.

Kolase Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pengamat Politik Rocky Gerung. Rocky sebut ada agenda lain dari pengajuan hak interpelasi soal Formula E.
Kolase Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pengamat Politik Rocky Gerung. Rocky sebut ada agenda lain dari pengajuan hak interpelasi soal Formula E. (Kolase Youtube Najwa Shihab/Instagram @rocky.gerung)

Baca juga: Seusai Dengar Pidato Jokowi, Anies Kenang Pahlawan Lewat Buku: Mereka Terbiasa Debat Bahkan Kritik

Baca juga: Anies Baswedan Segera Dipanggil KPK terkait Kasus Tanah, Begini Kata Firli hingga Wagub Riza Patria

Dilansir kanal Youtube Rocky Gerung Official, Minggu (29/8/2021), `Rocky menyoroti kebijakan Formula E yang menjadi objek interpelasi.

Ia menyebut keinginan tegas Anies untuk menggelar perhelatan tersebut digunakan sebagai celah oleh lawan politik.

Pasalnya, Anies mendapat relatif banyak dukungan untuk maju dalam Pilpres.

Sementara itu, calon dari PSI dan PDIP justru tak terdengar suaranya dalam survei.

"Yang diinterpelasi bukan soal kebijakan Formula E, tapi potensi Anies Baswedan untuk menjadi presiden," kata Rocky.

"Karena survei-survei menempatkan Anies nomer satu, nomer dua, nomer tiga di situ saja."

"Sementara calon PSI dan PDIP itu di bawah semua."

Rocky menuding cara tersebut digunakan untuk menggiring opini masyarakat.

Sehingga, elektabilitas Anies dalam Pilpres 2024 akan menurun.

"Ini harus dibaca lebih jauh lagi, interpelasi dalam upaya menginterupsi elektabilitas Anies Baswedan," ujar Rocky.

"Kan kalau jadi heboh, orang menganggap, 'Wah itu Anies ada problem', maka elektabilitasnya turun."

Rocky mengaku menyayangkan arah politik PSI dewasa ini.

Ia justru menuding ada pesanan oligarki di balik pengajuan hak interpelasi terhadap Anies.

"Kalau PSI itu partai yang betul-betul beternak pikiran, maka orang akan kasih, 'Iya, itu interpelasi karena ada urgensi untuk menegakkan demokrasi'," beber Rocky.

"Ini interpelasi karena ada urgensi untuk menjegal Anies, artinya jadi begitu."

Diketahui, Anies kukuh masih tetap akan menggelar ajang balap Formula E di tahun 2022.

Keputusan ini dipertanyakan oleh partai PDIP dan PSI yang kemudian berencana mengajukan hak interpelasi pada DPRD.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved