Breaking News:

Terkini Daerah

Ditinggal Orangtua di Warung Kosong, Bocah 5 Tahun Ditemukan Tangisi Jasad Adik, Begini Kronologinya

Warga Simpang Pintu, Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penememuan jasad bayi di bangunan kosong.

TribunWow.com/Octavia Monica P
Ilustrasi - Warga Simpang Pintu, Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan jasad bayi berusia 1 tahun 8 bulan berinisial NI. 

TRIBUNWOW.COM - Warga Simpang Pintu, Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan jasad bayi berusia 1 tahun 8 bulan berinisial NI.

Dilansir TribunWow.com, jasad bayi tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah kosong.

Jasad bocah malang itu pertama kali ditemukan pada Kamis (28/8/2021) sekira pukul 14.00 WIB di warung yang sedang dibangun di Jalan Simpang Pintu.

Pemilik warung, Rian Mardiansyah menyebut saat itu ia hendak mengecek pembangunan warungnya.

Tak disangka, di dalam warung ia menemukan seorang bocah tengah menangis.

"Saya rencana mau mengukur pintu warung," kata Rian, dikutip dari SRIPOKU.com, Kamis (28/8/2021).

"Tiba-tiba saya melihat ada dua anak di dalam bangunan."

Baca juga: Dengar Teriakan Minta Tolong, Warga Ketakutan Temukan Mayat di Pinggir Jalan, Begini Kata Polisi

Baca juga: Motif Pria Bunuh Teman SMP dan Kubur Mayatnya di Kebun, Sempat Pinjam Cangkul Lalu Kabur ke Kaltim

Saat itu, bocah menangis berada di dekat NI yang sudah tergeletak tak bernyawa.

Mengetahui hal itu, Rian kemudian melapor ke warga lainnya.

"Setelah warga ramai baru diketahui bahwa korban merupakan warga SP 6, Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi," jelas Rian.

Saat ditanya, bocah berinsial NIK mengaku datang ke warung kosong bersama kedua orangtua.

Namun, tiba-tiba kedua orangtuanya meninggalkannya begitu saja bersama adiknya yang sudah tak bernyawa.

Sementara itu, dokter RSUD Talang Ubi, dr Yulianti Siregar menyebut korban NI tak mengalami luka kekerasan serius yang menyebabkan kematian.

Untuk memastikan penyebab kematian bocah malang itu diperlukan autopsi.

"Korban diperkirakan telah meninggal sejak 6-12 jam lalu. Ada beberapa luka ringan di bagian tubuh korban," ungkap Rian.

"Kalau luka yang besar atau fatal yang menyebabkan kematian, tidak ada. Namun untuk memastikan kematiannya harus dilakukan autopsi."

Baca juga: 5 Fakta Mayat Wanita yang Ditemukan Terkubur di Sleman, Pelaku Residivis hingga Motif Sakit Hati

Baca juga: 4 Fakta Mayat Wanita di Pantai Lesane, Korban Ternyata Dibunuh Kekasihnya hingga Motif Pelaku

Diduga Dianiaya

Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi, Kompol Alpian Arzuan mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Alpian menduga korban tewas karena dianiaya.

"Terdapat luka memar dibeberapa bagian tubuhnya bahwa korban diduga meninggal karena dianiaya," ucap Alpian.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved