Breaking News:

Terkini Daerah

Warga di Buleleng Laporkan Kasus Pengeroyokan TNI, Dandim Lapor Balik: Ini Memberikan Pelajaran

Terungkap kronologi yang sebenarnya terjadi dalam video viral anggota TNI mengeroyok seorang warga di Buleleng, Bali.

YouTube Tribun Timur
Sejumlah TNI terlihat sedang melakukan pemukulan terhadap warga di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. 

TRIBUNWOW.COM - Beredar sebuah video di media sosial (medsos), aksi sejumlah anggota TNI menghajar seorang warga di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Senin (23/8/2021).

Diketahui, akar permasalahan kasus pengeroyokan tersebut ternyata dimulai dari pihak korban yang lebih dulu memukul kepala seorang Dandim.

Meskipun lebih dulu memulai masalah, warga yang bersangkutan menolak menyelesaikan masalah lewat jalur mediasi.

Baca juga: Pamer Foto Bonyok Dihajar Oknum TNI, Lurah di Siantar Minta Maaf seusai Diperiksa Polisi Militer

Baca juga: Ditelanjangi, Disiksa hingga Pingsan, Ini Kondisi Bocah SD di NTT Korban Penganiayaan 2 Oknum TNI

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, hal ini diungkapkan oleh Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto.

Letkol Windra menyampaikan, warga yang bersangkutan tetap menyalahkan pihak TNI.

Mereka bersikeras menyelesaikan masalah ini lewat jalur hukum.

Menanggapi persoalan ini, Letkol Windra menegaskan akan melapor ke polisi karena pihaknya juga menjadi korban.

"Saya mau membuat laporan ke polisi malam ini. Anggota saya ditabrak sama mereka, dan saya juga dipukul dari belakang," tuturnya.

Letkol Windra juga mengungkit bagaimana warga tidak seharusnya melawan saat petugas melakukan tracing dan testing.

"Ini memberikan pelajaran, masyarakat benar-benar taat dengan apa yang kita kerjakan," pungkasnya.

Di sisi lain Kepala Desa Sidetapa Buleleng Ketut Budiasa mengaku belum bisa memberikan penjelasan terkait dengan hal tersebut.

"Ini kan masalah di desa, saya ngomong dulu dengan tokoh-tokoh masyarakat sehingga nanti tidak terlalu melebar begitu," kata dia.

Baca juga: Fakta Viral TNI Keroyok dan Lempar Ember ke Warga di Buleleng, Korban Ternyata Cari Masalah Duluan

Dipukul hingga Dilempar Ember

Pada video yang beredar nampak korban terduduk di sebah ruko yang tutup tak berdaya melawan amukan para anggota TNI.

Para anggota TNI nampak memukul, menendang, bahkan ada yang melempar ember kosong ke arah korban.

Terhitung ada 3 anggota TNI menghajar korban, dan satu prajurit mencoba menenangkan rekannya.

Di tempat kejadian perkara juga nampak ada petugas ber-APD lengkap, dan aparat kepolisian.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Letkol Windra mengiyakan adanya anggotanya yang memukuli seorang warga.

Namun ia menegaskan hal itu adalah bentuk pembelaan.

"Kepala saya dipukul dari arah belakang oleh salah satu warga di sana. Melihat saya selaku komandan Kodim dipukul, anggota saya yang sedang melakukan tugas langsung bereaksi. Akhirnya dipukullah orang itu," kata Windra saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/8/2021).

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved