Breaking News:

Terkini Nasional

Divonis 12 Tahun dan Denda Rp500 Juta, Sikap Juliari Batubara Disebut Hakim Tak Kesatria karena Ini

Juliari Peter Batubara dijatuhi vonis 12 tahun kurungan penjara dan denda sebesar Rp500 juta atas kasus korupsi pengadaan bansos.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020). Terbaru, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Juliari Peter Batubara 12 tahun bui dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara akhirnya divonis 12 tahun penjara dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19 di Jabodetabek.

Selain itu, Juliari Batubara juga dikenakan denda sebesar Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Hal tersebut diketahui melalui sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (23/8/2021), yang dilakukan secara virtual.

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengenakan rompi oranye  menaiki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020). KPK resmi menahan Juliari P Batubara atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan COVID-19 di Kementerian Sosial usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kemensos.
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengenakan rompi oranye menaiki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020). KPK resmi menahan Juliari P Batubara atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan COVID-19 di Kementerian Sosial usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kemensos. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Pengacara Sebut Juliari Tak Ada Kaitan dengan Bansos Kini, Najwa Shihab Terbahak: Sudah Terdakwa Pak

Juliari Batubara disebut terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dakwaan penuntut umum.

Ketua majelis hakim Muhammad Damis menyebut, ada dua hal yang memberatkan hukuman eks Mensos tersebut.

Pertama, Juliari Batubara dianggap tidak satria alias pengecut karena sikapnya.

Hal itu lantaran lantaran Juliari sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya.

“Perbuatan terdakwa dapat dikualifikasi tidak kesatria, ibaratnya lembar batu sembunyi tangan," kata hakim Damis dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Senin (23/8/2021).

"Berani berbuat tidak berani bertanggung jawab. Bahkan menyangkali perbuatannya."

Baca juga: Di Mata Najwa, Ibu Ini Marahi Kuasa Hukum Juliari Batubara: Apa Pantas Kami Terima Beras Berkutu?

Baca juga: Cita Citata Terseret Kasus Bansos Juliari Batubara, Disebut Terima Uang Rp 150 saat di Labuan Bajo

Selanjutnya, hakim Damis mengatakan, hal kedua yang memberatkan putusan adalah tindak korupsi Juliari dilakukan saat Indonesia sedang mengalami kondisi darurat pandemi Covid-19.

Majelis hakim juga mengungkapkan hal-hal yang meringankan vonis pada Juliari Batubara.

Hal yang Meringankan

Namun, Damis juga menyebut hal yang meringankan hukum Juliari.

Disebutkan, Juliari telah mendapatkan sanksi sosial berupa cacian dan hinaan dari masyarakat sebelum secara sah divonis bersalah.

"Terdakwa sudah cukup menderita dicerca, dimaki, dihina oleh masyarakat. Terdakwa telah divonis oleh masyarakat telah bersalah."

“Padahal secara hukum terdakwa belum tentu bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkuatan hukum tetap,” kata dia.

Di sisi lain, Juliari juga dianggap kooperatif dan bersikap sopan selama persidangan.

Baca juga: Kemensos Kekurangan Uang, Risma Singgung Cacat di Era Eks Menteri Juliari: Dapat dari Mana Uangnya?

Seebelumnya, vonis tersebut dijatuhkan lantaran politikus PDI-P itu terbukti menerima Rp32,48 miliar dalam perkara suap pengadaan bantuan sosial Covid-19.

Selain dihukum 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan hakim juga menjatuhkan hukuman berupa uang pengganti sekira Rp14,59 miliar.

Di samping itu, ada pula pencabutan hak politik Juliari selama 4 tahun pascamenjalani pidana pokok. (TribunWow.com/Rilo)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com dengan judul Hakim Sebut Juliari Pengecut tapi Sudah Cukup Menderita Akibat Dihina Masyarakat dan Kompas.com dengan judul "Hal yang Beratkan Vonis Juliari, Ibarat Lempar Batu Sembunyi Tangan

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved