Virus Corona
Dibutuhkan saat Isoman Covid-19, Ketua Satgas IDI Imbau Hindari Dosis Tinggi Vitamin D, Bisa Bahaya
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengimbau agar tidak mengkonsumsi vitamin D secara berlembihan
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Sebab calon vitamin D itu sebenarnya sudah ada di kulit kita, sebagai orang Indonesia yang mendapat sinar matahari cukup sepanjang tahun," jelasnya.
Jika tubuh terpapar sinar matahari langsung itu sudah bisa mencukupi kebutuhan vitamin D.
Dia menjelaskan bahwa yang perlu digaris bawahi adalah untuk menghindari konsumsi vitamin D dosis tinggi.
Terlebih melebihi 4.000 IU per hari, itu berbahaya.
"Yang akan menyebabkan gangguan kesehatan, bahkan dalam jangka panjang bisa merusak ginjal," ujarnya.
Gejala keracunan akibat dosis suplemen vitamin D yang berlebihan biasanya adalah muntah, mual, atau sariawan.
Dia juga menyebut bahwa baru-baru ini ada dokter yag keracunan akibat vitamin D. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya