Breaking News:

Terkini Nasional

Enggan Ikuti Puan, Reaksi Ganjar Pranowo Ditanya soal Baliho Elite Politik: Aku Mikir Covid-19 Sek

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi soal ramai baliho sejumlah elite politik di pinggir jalan.

Instagram @ganjar_pranowo
Momen Ganjar Pranowo Geram pada Mahasiswa Positif Covid-19 yang tak mau pakai masker, Sabtu (3/7/2021). Terbaru, Ganjar menanggapi soal ramai elite politik memasang baliho. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi soal ramai baliho sejumlah elite politik di pinggir jalan.

Dilansir TribunWow.com, satu di antara elite politik yang memasang baliho raksasa itu adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Meski tergabung dalam partai yang sama dengan Puan, Ganjar mengaku tak memikirkan mengikuti jejak Ketua DPR RI itu untuk memasang baliho.

Kini, ia tengah fokus merampungkan pandemi Covid-19 di Jawa Tengah.

"Tugas saya hanya satu sekarang, saya diperintahkan oleh Presiden oleh ketua umum saya (Ketum PDI-P) itu kon ngurusi Covid," ucap Ganjar, dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/8/2021).

"Wes aku ora kober (tidak sempat) mikir kui (mikir soal pilpres dan pasang baliho)."

Foto kiri: Baliho bergambar Puan Maharani di Jalan Pemuda, Blora, Selasa (3/8/2021) dan Foto kanan: Baliho bergambar ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di depan bekas stasiun Blora, Jumat (6/8/2021)
Foto kiri: Baliho bergambar Puan Maharani di Jalan Pemuda, Blora, Selasa (3/8/2021) dan Foto kanan: Baliho bergambar ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di depan bekas stasiun Blora, Jumat (6/8/2021) (Kolase (KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA) dan KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA)

Baca juga: Soal Baliho PDIP, Pesan Haikal Hassan untuk Puan: Dikenal Aja Gak Bagus, Dikenal Jahat Juga Ada

Baca juga: Sindiran Haikal Hassan soal Ramai Baliho Puan sebelum Pilpres 2024: Pak Jokowi Udah Dilepeh?

Ganjar enggan menanggapi tujuan para elite politik memasang baliho raksasa itu.

Banyak pihak yang menduga baliho raksasa itu sudah dipasang di masa pandemi demi mendongkrak popularitas menjelang Pilpres 2024 mendatang.

"Aku mikir Covid-19 sek piye carane segera beres. Sudah melandai, saya udah lihat mal, orang berdagang sudah mulai laku jualannya, aku mulai seneng," katanya.

“Jadi masyarakat lagi butuh itu, kayaknya ora pantes ngomong kuwi aku (tidak pantas aku berbicara itu, -red)."

Tak Peka Rakyat sedang Susah dan Buang-buang Uang

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved