Breaking News:

Terkini Nasional

Soal Baliho PDIP, Pesan Haikal Hassan untuk Puan: Dikenal Aja Gak Bagus, Dikenal Jahat Juga Ada

Perdebatan terjadi antara Haikal Hassan atau Babe Haikal, dengan Politisi Kapitra Ampera.

Youtube/Refly Harun
Sekretaris Jenderal HRS Center, Haikal Hassan dalam kanal YouTube Refly Harun, Kamis (17/12/2020). Terbaru, Haikal mengucapkan pesan untuk Puan Maharani terkait banyaknya baliho yang dipasang selama pandemi. 

TRIBUNWOW.COM - Perdebatan terjadi antara Haikal Hassan atau Babe Haikal, dengan Politisi Kapitra Ampera.

Dilansir TribunWow.com, perdebatan itu bermula saat membahas soal kontroversi baliho sejumlah elite politik.

Satu di antara elite politik yang terpampang dalam baliho yakni Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Haikal mengaku kesulitan saat Kapitra Ampera tak mau disalahkan atas kontroversi baliho Puan tersebut.

Foto kiri: Baliho bergambar Puan Maharani di Jalan Pemuda, Blora, Selasa (3/8/2021) dan Foto kanan: Baliho bergambar ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di depan bekas stasiun Blora, Jumat (6/8/2021)
Foto kiri: Baliho bergambar Puan Maharani di Jalan Pemuda, Blora, Selasa (3/8/2021) dan Foto kanan: Baliho bergambar ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di depan bekas stasiun Blora, Jumat (6/8/2021) (Kolase (KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA) dan KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA)

Baca juga: Sindiran Haikal Hassan soal Ramai Baliho Puan sebelum Pilpres 2024: Pak Jokowi Udah Dilepeh?

Baca juga: Bukan Tunggu 2024, Rocky Gerung Duga Tujuan Baliho Elite Politik: Enggak Hormati Presiden Lagi

Perdebatan itu terjadi dalam acara CATATAN DEMOKRASI tvOne, Rabu (!1/8/2021).

"Warga menyatakan mayoritas enggak pantas, lalu beralih ke restoran yang sudah mengibarkan bendera putih," ujar Haikal.

"Terus (Kapitra) jawabannya masih muter-muter juga."

Menurut Haikal, dana ratusan miliar untuk pemasangan baliho bisa digunakan untuk membantu warga yang terdampak pandemi.

Ia pun mengkritik sikap Kapitra.

"Lalu rela? Tadi berkata di seluruh Indonesia loh, ratusan miliar juga," ucapnya.

"Udah susah, apa pun yang dibicarakan, apa pun yang kita argumentasikan, ini bilang enggak etis (dijawab) 'Etis kok', lebih bagus nyumbang (dijawab) 'Kita udah kok'."

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved