Breaking News:

Terkini Nasional

Respons Najwa Shihab Dengar Alasan soal Dana Rp 5 Juta untuk Seragam Anggota Dewan: Apa Pantas?

DPRD Kota Tangerang menuai kritik setelah membuat anggaran baju dinas anggota dewan yang naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

YouTube Najwa Shihab
Ketua DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Gatot Wibowo (Kanan), dan Najwa Shihab (kiri), dalam acara Mata Najwa, Rabu (11/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - DPRD Kota Tangerang menuai kritik setelah membuat anggaran baju dinas anggota dewan yang naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Sempat dikabarkan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang memakai merk ternama, Louis Vuitton (LV).

Namun, belakangan kabar tersebut dibantah pihak DPRD Kota Tangerang.

Dalam acara Mata Najwa, Rabu (11/8/2021), Ketua DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Gatot Wibowo mengklarifikasi kabar tersebut.

Tangkapan layar tayangan Mata Najwa, Rabu (11/8/2021). Heboh anggaran Rp 5 juta untuk satu setel seragam anggota DPRD Kota Tangerang. Sempat dikabarkan bahan seragam bermerk ternama, Louis Vuitton (LV).
Tangkapan layar tayangan Mata Najwa, Rabu (11/8/2021). Heboh anggaran Rp 5 juta untuk satu setel seragam anggota DPRD Kota Tangerang. Sempat dikabarkan bahan seragam bermerk ternama, Louis Vuitton (LV). (YouTube Najwa Shihab)

Baca juga: Fakta Viral Anggota DPRD Bungo Ancam Mogok Kerja, Ternyata karena Uang Perjalanan Dinas Belum Cair

Baca juga: Pengadaan Seragam Baru Rp 675 Juta Berbahan Louis Vuitton Akhirnya Batal, Ini Kata DPRD Tangerang

Ia mengakui bahwa pihaknya menganggarkan dana Rp 5 juta untuk satu setel seragam anggota dewan.

"Jadi minggu lalu saya diinformasikan teman-teman, dan saya bilang 'Nanti saya coba kumpulkan kawan-kawan'," ternang Gatot.

"Makanya pada Selasa kemarin kita rapat, karena DPRD kan lembaga."

Gatot menjelaskan anggaran seragam itu akhirnya dibatalkan setelah menuai sorotan.

Pernyataan Gatot itu pun memancing rasa penasaran Presenter Najwa Shihab.

Ia menanyakan soal kemungkinan anggaran tetap diberlakukan jika tak menuai kritik.

Dan ternyata, kata Gatot, seragam bernilai fantastis itu sudah menjadi bagian hak anggota dewan dan para pimpinan.

"Tapi alhamdulillah kita semua sepakat untuk mengevaluasi kembali anggaran baju dinas ini," ujar Gatot.

"Tapi kenapa dari awal dianggarkan sedemikian besar? Apakah kalau tidak ramai akan tetap beli baju seharga Rp 5 juta satu stel untuk anggota dewan?," sahut Najwa.

"Untuk baju dinas ini sebenarnya ini fasilitas pimpinan dan anggota DPRD," sambung Gatot.

Baca juga: Pangeran William dan Kate Middleton Berbagi Foto Terbaru Putranya Louis yang Berulang Tahun Ketiga

Baca juga: Pengadaan Seragam Baru Rp 675 Juta Berbahan Louis Vuitton Akhirnya Batal, Ini Kata DPRD Tangerang

Selain karena menuai kontroversi, Gatot menyadari anggaran fantastis untuk seragam anggota dewan tidak tepat dalam kondisi pandemi.

Ia kemudian mengungkap sejumlah anggaran DPRD Kota Tangeran yang direlokasi untuk penanganan Covid-19.

"Itu menjadi hak kita, namun momentum hari ini belum pas," ujarnya.

"Sama seperti kemarin pandemi ini panjang ya hampir dua tahun."

"Makanya saat 2020 di awal pandemi sebenarnya anggota DPRD sudah merelokasi anggaran, baik untuk kendaraan dinas pimpinan DPRD dan pembangunan gedung DPRD."

Menanggapi ucapan Gatot, Najwa kemudian menyinggung kepantasan anggota dewan menganggarkan begitu besar dana hanya untuk seragam.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved